Sebanyak 343 personel keamanan tetap disiagakan dalam laga PSM Makassar melawan Bhayangkara FC meski pertandingan diputuskan tanpa penonton. Langkah itu diambil guna memastikan kondisi tetap kondusif di sekitar area stadion.
Laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Senin (4/5/2026). Pertandingan dijadwalkan akan kick-off pada pukul 16.30 Wita atau 15.30 WIB.
Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, meskipun tanpa penonton di tribun, pihaknya tidak ingin kecolongan. Personel tetap disebar di berbagai titik strategis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap ada (personel) tapi minimal nanti. Ada 223 personel pengamanan ditambah 120 steward," ujar Indra kepada detikSulsel, Sabtu (2/5/2026).
Indra merincikan, kekuatan pengamanan ini merupakan gabungan dari berbagai unsur. Mereka bertugas mulai dari pengawalan tim hingga penyekatan jalur menuju stadion.
"179 Polri, 20 TNI, dari Pemkot 19 orang. Ada personel yang pengawalan dari Makassar, ada personel yang jaga di hotel, ada personel yang jaga di jalan menuju ke arah stadion untuk melakukan penyekatan, dan ada personel yang jaga stadion," urainya.
Indra meminta suporter setia Juku Eja untuk memberikan dukungan dari rumah. Hal itu demi kelancaran jalannya pertandingan pekan krusial tersebut.
"Imbauannya agar para suporter PSM untuk tidak hadir di stadion sesuai dengan keputusan yang sudah ditetapkan. Terima kasih atas kerja samanya," tegas Indra.
Sesuai arahan pihak keamanan, para pendukung diharapkan cukup memantau jalannya laga melalui siaran resmi. Hal itu guna menjaga situasi kota agar tetap kondusif.
"Suporter dihimbau untuk menyaksikan pertandingan melalui siaran televisi atau live streaming demi menjaga situasi bersama agar kondusif," pungkasnya.
Untuk diketahui, laga kandang PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBH Parepare dipastikan berlangsung tanpa penonton. Keputusan itu diambil menyusul adanya usulan dari pihak kepolisian.
Ketua Panpel PSM Makassar, Ispriyanto mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kelompok suporter terkait keputusan pahit ini. Dia menyebut informasi tersebut sudah diteruskan kepada para koordinator.
"Kami sudah sampaikan (informasi laga tanpa penonton) ke koordinator teman-teman suporter," kata Ispriyanto kepada detikSulsel, Kamis (30/4).
(asm/hsr)










































