Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku kecewa berat usai timnya takluk dari PSM Makassar. Paul meradang lantaran anak asuhnya kebobolan lewat skema serangan balik yang dianggapnya tidak profesional.
"Gol yang masuk ke gawang kami (gol terakhir) tidak bisa saya terima. Anda tidak boleh kebobolan dari situasi sepak pojok saat sedang menyerang. Posisi kami tidak siap saat itu," ungkap Paul Munster saat konferensi pers usai laga, Senin (4/5/2026).
Paul Munster menilai kekalahan itu sangat menyakitkan lantaran skuad The Guardian kehilangan fokus di menit-menit krusial. Baginya, setiap pemain harus bertanggung jawab atas kesalahan kolektif yang membuat timnya pulang dengan tangan kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, setiap orang harus bertanggung jawab atas situasi ini. Jika Anda tidak bisa menang, setidaknya jangan kalah. Saya sangat kecewa dengan cara kami kalah dalam pertandingan ini. Itu yang tidak bisa saya terima," tuturnya.
Padahal menurutnya, Bhayangkara memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan. Paul Munster mengklaim timnya mendominasi jalannya laga di menit-menit awal dan menciptakan banyak peluang emas yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol.
"Di awal pertandingan, kami bermain sangat bagus. Setelah sembilan menit, kami seharusnya sudah bisa mencetak dua gol. Lalu kami kecolongan melalui situasi bola mati, ini mengecewakan," ungkapnya
Kekecewaan senada juga diutarakan oleh kiper Bhayangkara FC, Aqil Savik. Dia mengakui hasil di markas PSM Makassar sangat jauh dari harapan tim.
"Tentu hasil ini bukan yang kami inginkan. Kami merasa kecewa dan ya, beginilah kenyataannya," singkat Aqil.
Untuk diketahui, laga pekan ke-31 Super League 2025/2025 antara PSM Makassar kontra Bhayangkara FC digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin (4/5). Laga itu tuntas untuk kemenangan PSM dengan skor 2-1.
Di laga itu, PSM unggul lebih dulu lewat sundulan Dusan Lagator menyambut tendangan penjuru dari Victor Luiz di menit 45+2. Namun keunggulan PSM tak bertahan lama, Bhayangkara langsung membalas berselang dua menit lewat tandukan Henry Doumbia.
PSM kemudian mengunci kemenangan lewat gol dari Luka Cumic di menit ke-72. Gol itu tercipta lewat serangan balik cepat PSM usai digempur serangan Bhayangkara FC.
(ata/ata)










































