Persipura Vs Adhyaksa FC: Kalah 0-1, Mutiara Hitam Gagal ke Super League

Persipura Vs Adhyaksa FC: Kalah 0-1, Mutiara Hitam Gagal ke Super League

Abadi Tamrin - detikSulsel
Jumat, 08 Mei 2026 19:40 WIB
Ricuh usal laga Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe.
Foto: Ricuh usal laga Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe. (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Persipura Jayapura gagal ke Super League usai kalah dari Adhyaksa FC dalam laga Playoff Promosi Championship 2025/2026. Mutiara Hitam menyerah dengan skor 0-1.

Pertandingan Persipura vs Adhyaksa FC berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5/2026). Laga berlangsung sengit, hingga Adilson Silva mampu mencetak gol di akhir babak pertama dan tak mampu dibalas Persipura hingga laga tuntas.

Kekalahan ini membuat Persipura kembali gagal promosi ke Super League musim depan. Tim Mutiara hitam sudah bermain di kasta kedua atau Championship sejak terdegradasi musim 2021/2022.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil mengecewakan itu berbuntut panjang dengan suporter masuk menginvasi lapangan usai laga. Pemain kedua tim hingga wasit sampai harus di evakuasi masuk ke dalam stadion untuk menghindari amukan suporter tuan rumah.

"Lagi tegang kacau jadi soal statement tidak ada," ucap Media Officer Persipura, Eveerth Joumilena kepada wartawan, Jumat (8/5).

ADVERTISEMENT

Sementara kemenangan ini membawa Adhyaksa FC otomatis promosi ke Super League musim depan. Adhyaksa FC menyusul Garudayaksa FC dan PSS Sleman yang lebih dulu memastikan diri promosi.

Persipura Vs Adhyaksa Berakhir Ricuh

Laga Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC berakhir ricuh. Suporter yang kecewa dengan hasil tersebut menginvasi lapangan hingga seorang di antaranya membawa bendera Bintang Kejora ke dalam lapangan.

Dalam video beredar, sedikitnya ada dua orang suporter yang membawa bendera Bintang Kejora ke dalam lapangan. Pihak kepolisian tidak menampik peristiwa tersebut, namun menekankan pihaknya saat ini tengah berupaya meredam kericuhan yang terjadi.

"Ya kan situasi di mana-mana, kalau lagi chaos kan kita menemukan mengutamakan keselamatan masyarakat umum dulu," jelas Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito saat dimintai konfirmasi.

"(Soal bendera) pasti nanti kita pelajari, termasuk penegakan hukum terutama yang terjadi perusakan dan lain sebagainya," sambungnya.

Sebagai informasi, kericuhan suporter di dalam lapangan ditandai dengan pembakaran flare jelang laga berakhir hingga membuat asap membumbung di sisi tribun timur Stadion Lukas Enembe. Suporter juga dilaporkan melakukan pelemparan ke arah pintu keluar pemain dan merusak bench tim.

Sementara dari luar stadion juga terlihat aksi pembakaran. Diinformasikan jika mobil Ambulance Brimob yang terbakar.




(ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads