Persipura Gagal Promosi ke Super League Bikin Suporter Rusak Stadion-Bakar Mobil

Persipura Gagal Promosi ke Super League Bikin Suporter Rusak Stadion-Bakar Mobil

Abadi Tamrin - detikSulsel
Jumat, 08 Mei 2026 21:13 WIB
Suporter Persipura menginvasi lapangan usai tim kesayangannya gagal promosi ke Super League.
Foto: Suporter Persipura menginvasi lapangan usai tim kesayangannya gagal promosi ke Super League. (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Persipura Jayapura gagal promosi ke Super League musim depan usai kalah 0-1 dari Adhyaksa FC dalam laga playoff. Suporter tuan rumah yang kecewa lantas melakukan aksi perusakan hingga membakar sejumlah mobil di depan stadion.

Pertandingan playoff promosi Championship 2025/2026 antara Persipura vs Adhyaksa FC digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5/2026). Persipura menyerah lewat gol tunggal yang dicetak oleh Adilson Silva pada akhir babak pertama.

Babak pertama, Persipura dalam posisi tertinggal mendominasi permainan. Namun hingga laga tuntas tak ada gol yang diciptakan Boas Solossa dkk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekalahan ini meninggalkan kekecewaan mendalam bagi suporter tuan rumah yang memenuhi seisi Stadion Lukas Enembe. Apalagi antusiasme suporter Mutiara Hitam baru kembali bangkit dengan asa bisa kembali promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Suporter masuk menginvasi lapangan. Beberapa penonton bahkan ada yang menyalakan flare dan smokebom dari arah tribun.

ADVERTISEMENT

Dalam video beredar, massa mulai anarkis di dalam lapangan dengan melakukan pelemparan ke arah pintu keluar stadion yang dijaga aparat kepolisian. Suporter yang anarkis juga melakukan perusakan dengan menggulingkan bench cadangan pemain Adhyaksa FC.

Insiden itu juga membuat tak ada sesi prescon usai laga. Kedua tim dan wasit saat ini masih dalam pengawalan ketat oleh kepolisian.

"Lagi tegang kacau jadi soal statement tidak ada," ujar Media Officer Persipura, Eveerth Joumilena kepada wartawan, Jumat (8/5).

Suporter Bawa Bendera Bintang Kejora ke Lapangan

Saat memasuki lapangan, ada suporter yang membawa bendera Bintang Kejora ke dalam lapangan. Bendera Bintang Kejora juga dikibarkan di tiang luar Stadion Lukas Enembe.

Dalam video beredar, sedikitnya ada dua orang suporter yang membawa bendera Bintang Kejora ke dalam lapangan. Pihak kepolisian tidak menampik peristiwa tersebut, namun menekankan pihaknya saat ini tengah berupaya meredam kericuhan yang terjadi.

"Ya kan situasi di mana-mana, kalau lagi chaos kan kita menemukan mengutamakan keselamatan masyarakat umum dulu," jelas Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito saat dimintai konfirmasi.

"(Soal bendera) pasti nanti kita pelajari, termasuk penegakan hukum terutama yang terjadi perusakan dan lain sebagainya," sambungnya.

Mobil terbakar di luar Stadion Lukas Enembe usai laga Persipura Vs Adhyaksa FC.Mobil terbakar di luar Stadion Lukas Enembe usai laga Persipura Vs Adhyaksa FC. Foto: (Dok. Istimewa)

Massa Bakar Mobil di Luar Stadion

Kericuhan suporter usai laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC juga berdampak di luar stadion. Pasalnya, massa yang terlibat bentrok dilaporkan mulai membakar sejumlah mobil penonton di depan stadion hingga ambulans milik Brimob.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan massa suporter saat ini terkonsentrasi pada dua titik. Kelompok suporter tersebut melakukan berbagai tindakan anarkis, termasuk pembakaran.

"Massa di barat sama timur, terbagi 2. Ini terjadi pembakaran mobil-mobil penonton di depan (stadion)," ujar AKBP Dionisius saat dihubungi BeritaKlik, Jumat (8/5) malam.

Menurut Dionisius, kepolisian masih berhadap-hadapan dengan massa. Pihaknya meminta massa untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut.

"Saya masih di lapangan. Sementara kami masih berhadapan dengan massa di hadapan pintu stadion. Kami masih bertahan," ujar Dionisius.

"Kami tetap mencegah, mengimbau agar masyarakat tidak brutal dan anarkis. Sejauh ini kami masih berusaha memukul mundur massa," sambungnya.




(ata/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads