Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman memastikan pembangunan Jalan Hertasning, Kota Makassar, terus berlanjut. Pembangunan jalan tersebut diiringi dengan pengerjaan drainase yang dilakukan secara terintegrasi.
Hal itu ditegaskan Andi Sudirman usai meninjau langsung progres pengerjaan Program Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan pada ruas Hertasning Makassar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus melihat dampak peningkatan infrastruktur yang tengah dikerjakan.
"Kami telah survei saluran Jalan Hertasning yang telah kita perbesar untuk memperlancar sistem pembuangan dalam upaya mengatasi genangan yang sering terjadi," kata Andi Sudirman dalam keterangannya dikutip, Minggu (24/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruas Jalan Hertasning merupakan salah satu bagian dari Paket 1 Program MYP Infrastruktur Jalan senilai Rp 430 miliar yang mencakup 14 ruas jalan strategis di wilayah Makassar, Gowa, Bulukumba dan Sinjai.
Selain peningkatan kualitas jalan, proyek tersebut juga mencakup perbaikan dan pembesaran saluran drainase guna mengatasi permasalahan genangan yang selama ini kerap terjadi di Hertasning, Aroepala dan sekitarnya.
Menurut Andi Sudirman, pembangunan infrastruktur jalan dan drainase dilakukan secara terintegrasi. Hal ini agar manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada peningkatan sistem pengendalian genangan air saat musim hujan.
Andi Sudirman melanjutkan, program pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemprov Sulsel. Tujuannya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Berdasarkan laporan progres per Mei 2026, pengerjaan Ruas Jalan Hertasning telah mencapai sekitar 64,34 persen. Capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan dan dapat terus meningkat hingga pekerjaan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Andi Sudiman menyebut, progres seluruh ruas jalan dalam Program MYP terus dipantau secara berkala agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
"Insyaallah kita terus kawal agar pengerjaan berjalan maksimal dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkasnya.
(sar/ata)










































