Pemkab Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalokasikan anggaran Rp 52,8 miliar untuk membayar gaji 4.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2026. Gaji para PPPK paruh waktu mulai akan dibayar di bulan Januari 2026.
"Alokasi Anggaran RAPBD 2026 sebesar Rp 52,8 miliar (untuk PPPK paruh waktu). Insyaallah (dibayarkan mulai Januari)," ujar Plt Kepala BKAD Bone Andi Tenriawaru kepada detikSulsel, Rabu (24/12/2025).
Saat masih menjadi honorer, mereka awalnya hanya menerima gaji berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Setelah diangkat sebagai PPPK paruh waktu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman memastikan gaji mereka minimal Rp 1 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan perubahan status menjadi ASN PPPK Paruh Waktu, pemerintah menetapkan gaji minimal Rp 1 juta per bulan. Terhitung per tanggal 1 Januari," sebut Andi Asman.
Dia menjelaskan, sudah ada beberapa PPPK paruh waktu yang menerima Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Selain itu ada juga yang hanya menerima Rp 500 ribu.
"Sudah ada yang memang gajinya Rp 1 juta, Rp 1,5 juta, ada juga yang Rp 500 ribu. Itu yang Rp 500 ribu yang kita angkat menjadi Rp 1 juta, kurang lebih 50 persen dari total PPPK yang diangkat, yang jelas tidak boleh di bawahnya Rp 1 juta gajinya," jelasnya.
"Hal ini sudah merujuk pada peraturan Menpan RB nomor 16 tahun 2025 tentang PPPK paruh waktu diberikan upah paling sedikit dengan besaran yang diterima saat ini. Perubahan status dan pendapatan tersebut patut disyukuri bersama," sambung Andi Asman.
Dia mengingatkan agar peningkatan kesejahteraan itu diiringi dengan sikap rendah hati, kedisiplinan, serta komitmen kuat dalam melayani masyarakat. Dia berharap ada perubahan regulasi untuk mengubah status paruh waktu menjadi penuh waktu.
"Kita berdoa ke depan ada perubahan regulasi agar semuanya bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Karena itu, jangan ada yang berubah dalam etos kerja, tetap rendah hati, tetap disiplin, dan layani masyarakat dengan sebaik-baiknya," sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman resmi melantik 4.411 PPPK paruh waktu di Lapangan Merdeka Watampone, Rabu (24/12). Ribuan PPPK yang baru dilantik diharapkan memaksimalkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
"Sebanyak 4.411 orang yang telah dilantik ini terdiri dari tenaga teknis sebanyak 3.687 orang, tenaga kesehatan 450 orang dan tenaga guru 274 orang. Kemudian sebanyak 1.545 PPPK Formasi tahun 2021 diperpanjang perjanjian kerjanya," ujar Andi Asman.
(sar/ata)
