Bone Kantongi Investasi Rp 6 T di 2025: Pelabuhan-Pabrik Ayam Porsi Terbesar

Bone Kantongi Investasi Rp 6 T di 2025: Pelabuhan-Pabrik Ayam Porsi Terbesar

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 20:41 WIB
Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin saat Safari Ramadan di Kecamatan Bengo. Agung Pramono/detikSulsel
Foto: Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin saat Safari Ramadan di Kecamatan Bengo. Agung Pramono/detikSulsel
Bone -

Pemkab Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengantongi total investasi sebesar Rp 6 Triliun dalam setahun kepemimpinan Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin. Dari jumlah itu, porsi terbesar dialokasikan untuk pembangunan Pelabuhan Tonra dan pabrik ayam terpadu.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin saat safari Ramadan di Masjid Nurul Falah, Matango, Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Selasa (24/2/2026). Dia menyebut investasi pelabuhan dan pabrik ayam itu total mencapai Rp 2,9 triliun.

"Uang yang masuk ke Bone kurang lebih Rp 6 triliun. Di Ponre akan dibangun pabrik peternakan terpadu, ini investasi pemerintah Rp 1,2 triliun, Pelabuhan Tonra Rp 1,7 triliun," ujar Andi Akmal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam safari Ramadan itu, Andi Akmal juga memaparkan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti investasi Sekolah Rakyat Rp 200 miliar, perluasan Bandara Arung Palakka Rp 25 miliar. Kemudian ada infrastruktur jalan Rp 620,87 miliar, dan pembangunan irigasi sekitar Rp 200 miliar.

"Ada juga bantuan embun, apalagi sektor pertanian. Suatu kesyukuran bagi Bone untuk pemerintahan Beramal sudah satu tahun, dan kami wajib menyampaikan ke masyarakat soal kerja nyata ini," sebutnya.

ADVERTISEMENT

"Kemudian salah satu masalah di Bone selama ini adalah jalan rusak. Pemerintah sudah membangun 392 km untuk jalan nasional, jalan provinsi 200 km, dan jalan kabupaten 70 km," sambung Andi Akmal.

Lebih lanjut dia menjelaskan kegiatan safari Ramadan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dia menyebut safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin keagamaan.

"Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga, serta mengajak kita semua menjaga persatuan dan kepedulian sosial," bebernya.




(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads