Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Pramuka Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsuddin meninggal dunia usai 1 bulan melawan penyakit jantungnya. Bupati Bone Andi Asman Sulaiman berduka atas kepergian tokoh Pramuka Bone itu.
"Kami kehilangan sosok Pak Syam (Syamsuddin) yang merupakan tokoh Pramuka di Bone. Semoga almarhum diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Andi Asman, Sabtu (23/5/2026).
Syamsuddin tutup usia di RS Wahidin, Makassar pada Jumat (22/5) sekitar pukul 17.00 Wita. Almarhum merupakan orang tua dari Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi Asman mengatakan, almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan kepramukaan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Bone. Dia dikenal luas sebagai figur yang berdedikasi dalam dunia pendidikan dan organisasi kepramukaan.
"Almarhum orang baik, hari ini kita melihat ada banyak sekali tokoh yang hadir berbelasungkawa. Kepergian almarhum tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat Bone yang mengenalnya," katanya.
"Kami mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kemudian keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini," sambung Andi Asman.
Syamsuddin dikebumikan di pekuburan Islam Lingkungan Maccili, Kelurahan Maccili, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Bome. Posisi kuburannya bersampingan langsung dengan almarhumah istrinya, Hamriani.
(asm/hsr)










































