Kisah Penjual Bakso Asal Bone Sembuh dari Lumpuh Saat Tunaikan Ibadah Haji

Kisah Penjual Bakso Asal Bone Sembuh dari Lumpuh Saat Tunaikan Ibadah Haji

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 18 Jun 2026 16:20 WIB
Jemaah haji bernama Supanto (kopiah haji) saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Foto: Jemaah haji bernama Supanto (kopiah haji) saat tiba di Bandara Makassar. (dok. istimewa)
Bone -

Jemaah haji lansia asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Supanto (73) menyita perhatian setelah kembali ke Tanah Air. Supanto yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual bakso itu mampu kembali berjalan atau sembuh dari kelumpuhan saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Iqbal Ismail menjadi saksi perjalanan Supanto hingga mendapatkan mukjizat kesembuhan. Dia mengaku bertemu Supanto dan istrinya saat mengantar rombongan jemaah haji khusus dari PT An-Nur Ma'arif pada Kamis (14/5).

"Pada saat itu kami melihat ada jemaah atas nama Supanto dan istrinya menggunakan kursi roda. Ternyata beliau adalah penjual bakso di Kabupaten Bone," ujar Iqbal Ismail kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal merasa kagum dengan semangat Supanto yang mampu menunaikan ibadah haji melalui kuota khusus dari hasil berjualan bakso. Menurutnya, perjuangan Supanto bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.

"Jadi dengan menjual bakso bisa melaksanakan ibadah haji melalui haji khusus. Ini luar biasa karena semangatnya luar biasa," katanya.

ADVERTISEMENT

Saat itu, Iqbal mengaku sempat memberikan motivasi kepada Supanto. Dia kemudian menyarankan agar Supanto berdoa di depan Ka'bah agar diberi kesehatan dan kemampuan untuk kembali berjalan.

"Di saat itu saya berikan semangat, saya berikan motivasi, berdoa di saat sudah di depan Ka'bah agar dapat diberikan oleh Allah untuk bisa jalan kembali," tuturnya.

Belakangan, Iqbal mendapat kabar bahwa Supanto sudah bisa berjalan dan tidak lagi menggunakan kursi roda. Iqbal pun langsung menyambut kepulangan Supanto di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada Rabu (17/6).

"Di saat mau balik saya dengar beliau sudah bisa jalan, makanya saya termotivasi untuk menjemput beliau. Saya lihat langsung pada saat beliau kembali sudah tidak menggunakan kursi roda," ungkapnya.

Iqbal kemudian menanyakan keberadaan kursi roda yang sebelumnya digunakan Supanto. Kursi roda tersebut ternyata telah disumbangkan untuk membantu jemaah lain di Masjidil Haram.

"Saya tanya mana kursi rodanya, ternyata dia sudah sumbangkan di Masjidil Haram untuk jemaah-jemaah di sana," bebernya.

Iqbal menilai apa yang dialami Supanto menjadi bukti pentingnya ikhtiar dan doa selama menjalankan ibadah. Menurutnya, kesembuhan yang dialami Supanto bisa menjadi motivasi bagi banyak orang.

"Artinya di saat Allah ingin pak Supanto jalan, jalan. Kalau Allah menghendaki, insyaallah. Itu menjadi motivasi bagi pak Supanto dan akhirnya alhamdulillah bisa berjalan kembali," imbuhnya.




(hsr/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads