Harga cabai rawit merah di Palembang terus mengalami kenaikan. Kini, para pedagang menjualnya dengan harga Rp 60 ribu/kg atau naik Rp 5 ribu/kg dibandingkan hari sebelumnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan harga cabai rawit merah ini sempat dipatok Rp 40 ribu/kg pada 19 Januari lalu. Namun, harganya mengalami penyesuaian beberapa hari kemudian hingga menyentuh kenaikan Rp 20 ribu/kg dalam 10 hari terakhir.
"Hasil pemantauan kami, harga cabai rawit merah kini rata-rata dijual Rp 60 ribu/kg. Tapi, beberapa pedagang masih ada yang menjual Rp 54 ribu seperti di Pasar Km 5 di bagian atas," ujar Ruzuan, Kamis (9/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren kenaikan harga cabai ini juga terjadi pada cabai merah keriting yang kini dijual kisaran Rp 32 ribu-Rp 35 ribu/kg. Sebelumnya, pedagang menjual Rp 30 ribu/kg dan sempat bertahan sekitar sepekan.
Dia menyebut, harga cabai mengalami fluktuatif. Meski begitu, dia memastikan jika produksi dan distribusinya masih normal.
"Memang lagi fluktuatif harganya, tapi ini masih normal. Produksi dan permintaan juga normal. Sebagian besar bahan pangan masih berada pada kisaran harga yang wajar dan dapat dijangkau masyarakat," katanya.
Untuk harga bahan pangan lain, seperti beras premium saat ini dijual dengan harga Rp 14.800 per kg, beras medium Rp 12.800/kg, beras SPHP Rp 12 ribu/kg. Harga kedelai di tingkat perajin tempe tercatat Rp 10 ribu/kg.
Sementara bawang merah dijual Rp 45.000/kg, bawang putih Rp 40 ribu/kg, daging sapi dijual Rp 140 ribu/kg, daging ayam Rp 35 ribu/kg, dan telur ayam Rp 26 ribu/kg.
Kemudian, harga ikan kembung Rp 35 ribu/kg, ikan tongkol dan ikan bandeng masing-masing Rp 28.000 per kg. Harga bahan pokok lainnya seperti gula pasir tercatat Rp 18.000/kg, minyak goreng kemasan Rp 20.000/liter, minyak goreng curah dan Minyakita Rp 16.000/liter.
"Secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil. Memang ada beberapa komoditas seperti cabai rawit yang masih tinggi, namun pasokan tetap tersedia dan pemerintah terus melakukan pemantauan secara rutin," tukasnya.
(dai/dai)