Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta petugas ditambah untuk mengatasi kemacetan di Jalan Kolonel H. Burlian tepatnya di depan Sekolah Muhammadiyah. Dia menyebut, menderak atau menggebos ban bukanlah solusi yang pas.
Ratu Dewa mengaku ruas jalan tersebut dilaporkan sering mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada jam pergi dan pulang sekolah. Dia pun sudah mendapatkan laporan tersebut.
Menurutnya kemacetan dipicu oleh meningkatnya aktivitas kendaraan saat orang tua menjemput anak sekolah, ditambah sejumlah kendaraan yang berhenti atau menunggu di badan jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah menerima banyak laporan dari warga. Setiap jam pulang sekolah, khususnya sekitar pukul 14.30 WIB, kawasan itu hampir selalu macet. Banyak kendaraan yang ngetem atau menunggu jemputan, sehingga arus lalu lintas tersendat," katanya kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).
Kata Dewa, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang sebenarnya sudah menempatkan petugas pengatur lalu lintas (gatur) di lokasi tersebut. Namun pengaturan dilakukan pukul 06.00 hingga 08.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Sementara itu, ada jam pulang sekolah siswa yang berada di kawasan tersebut terjadi di luar rentang waktu penjagaan, yakni sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi inilah yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama kemacetan kerap berulang.
"Pengaturan lalu lintas sudah ada, tapi jamnya belum menyesuaikan dengan jam pulang sekolah. Anak-anak pulang sekitar pukul 14.30 WIB, sementara petugas baru kembali berjaga sore hari. Ini yang perlu kita evaluasi," jelasnya.
Ratu Dewa pun meminta Dishub Palembang untuk segera menambah jam penjagaan di titik rawan kemacetan itu. Selain penyesuaian waktu, ia juga menginstruksikan agar jumlah personel di lapangan ditambah, sehingga pengaturan arus kendaraan dapat berjalan lebih optimal.
"Saya minta jam penjagaan ditambah dan personel juga diperkuat, khususnya di jam pulang sekolah. Harapannya, kemacetan bisa dikurangi sambil kita menyiapkan solusi jangka panjang," tegasnya.
Kata Ratu Dewa, Pemkot Palembang tidak hanya fokus pada penanganan sementara. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan instansi vertikal terkait untuk mencari solusi permanen atas persoalan kemacetan di kawasan tersebut, termasuk kemungkinan penataan ulang area parkir dan titik jemput siswa.
"Kita akan lakukan pendekatan dengan instansi terkait agar ada solusi yang lebih menyeluruh. Ini penting supaya ke depan arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman bisa lebih lancar dan masyarakat merasa nyaman," tambahnya.
Dewa berharap dengan penambahan jam pengaturan lalu lintas serta penguatan personel di lapangan, kemacetan di depan Sekolah Muhammadiyah Palembang dapat diminimalisir, terutama pada jam-jam padat aktivitas masyarakat.
(csb/csb)