Pelajar Naik Getek, Bupati Lampung Timur: Tak Ada Anggaran Bangun Jembatan

Lampung

Pelajar Naik Getek, Bupati Lampung Timur: Tak Ada Anggaran Bangun Jembatan

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 02 Feb 2026 21:00 WIB
Tangkap layar video viral pelajar seberangi sungai dengan getek di Lampung Timur
Tangkap layar video viral pelajar seberangi sungai dengan getek di Lampung Timur (Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Lampung Timur -

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah angkat bicara packa viral video pelajar menyeberangi sungai dengan menggunakan getek karena tak ada jembatan. Ela mengaku tidak ada anggaran untuk membangun jembatan.

Dia mengaku sudah berulang kali meninjau langsung lokasi tersebut. Dirinya memastikan sudah melakukan serangkaian upaya dan langkah kongkret agar jembatan bisa segera dibangun.

"Jembatan di lokasi itu panjangnya kurang lebih 100 meter. Kalau dikerjakan sendiri oleh pemerintah kabupaten, kami belum mampu karena keterbatasan anggaran, saya juga sudah beberapa kali meninjau ke lokasi," katanya, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ela, untuk bisa membangun jembatan di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, dibutuhkan dana sebesar Rp 80 miliar.

"Dibutuhkan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur baru mampu mengalokasikan sekitar Rp 18,99 miliar atau hampir Rp 19 miliar," terangnya.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, Ela meminta pemerintah pusat bisa membantu dalam membangun jembatan tersebut.

"Masalahnya bukan hanya jembatan. Tanggul sungainya juga harus dibenahi karena selama ini pendek dan kurang kuat. Itu yang menyebabkan banjir di Kecamatan Purbolinggo dan Way Bungur saat hujan deras," ujarnya.

"Kami telah mengajukan pembangunan jembatan permanen kepada pemerintah pusat sejak beberapa tahun lalu, melalui Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk melalui skema bantuan presiden," ungkapnya.

Sebelumnya, video memperlihatkan kondisi pelajar di Kabupaten Lampung Timur menyeberangi sungai menggunakan perahu getek viral di media sosial. Warga menyebut pemerintah tidak pernah membangun jembatan penyeberangan sejak tahun 1960.

Adapun lokasi tersebut berada di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Dalam rekaman yang beredar, terlihat getek penuh penumpang dan sepeda motor tanpa dilengkapi alat keselamatan.

Perekam video menilai kondisi penyeberangan sangat membahayakan keselamatan warga, khususnya pelajar yang setiap hari harus melintas sungai menggunakan perahu sederhana. Ia menyebut Desa Kali Pasir telah berdiri sejak 1960, namun hingga 2026 jembatan penghubung belum juga dibangun.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads