Kemen PU Bangun Jembatan di Lampung Timur, Dody Minta Warga Ikut Awasi

Lampung

Kemen PU Bangun Jembatan di Lampung Timur, Dody Minta Warga Ikut Awasi

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB
Menteri PU saat mendatangi langsung Lampung Timur, lokasi siswa naik getek ke sekolah.
Foto: Menteri PU saat mendatangi langsung Lampung Timur, lokasi siswa naik getek ke sekolah. (Tommy Saputra)
Lampung Timur -

Menteri PU, Dody Hanggodo pastikan pemerintah pusat ambil alih pembangunan jembatan di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Dody ingatkan untuk pihak terkait tidak terlibat praktik korupsi atas pembangunan jembatan tersebut.

"Pak Presiden Prabowo itu kan selalu tegas soal itu ya. Uang rakyat, sudahlah, dimaksimalkan untuk rakyat. Jadi saya selalu menekankan ke tim, sudahlah praktik korupsi itu sudahlah berhenti, berhenti, sudah berhenti gitu," kata Dody, Kamis (5/2/2026).

Ia memastikan jika terdengar penyelewengan terkait pengerjaan proyek tersebut, maka dirinya tidak segan akan mencopot pejabat yang terlibat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangankan terbukti, saya mendengar penyelewengan saja akan saya copot. Saya ingatkan saja, jangan sampai kemudian saya terdengar sama saya mereka bermain-main dengan APBN yang kita kucurkan untuk daerah sini. Saya dengar aja pasti saya sikat," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kunjungan tersebut, Dody juga meminta masyarakat setempat untuk mengawasi pengerjaan proyek tersebut. Hal itu diungkapkannya kala berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

"Pak nanti bantu saya ya, ini nanti teman-teman saya mau bangun jembatan di sini. Kalau ada yang aneh-aneh laporkan saja, bantu saya awasi pembangunan ini," tuturnya.

Sebelumnya, viral video memperlihatkan kondisi pelajar di Kabupaten Lampung Timur menyeberangi sungai menggunakan perahu getek. Warga sebut pemerintah tidak pernah membangun jembatan penyeberangan sejak tahun 1960.

Adapun lokasi tersebut berada di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Dalam rekaman yang beredar, terlihat getek penuh penumpang dan sepeda motor tanpa dilengkapi alat keselamatan.

Perekam video menilai kondisi penyeberangan sangat membahayakan keselamatan warga, khususnya pelajar yang setiap hari harus melintas sungai menggunakan perahu sederhana. Ia menyebut Desa Kali Pasir telah berdiri sejak 1960, namun hingga 2026 jembatan penghubung belum juga dibangun.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads