Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin melakukan pemangkasan pohon rapuh dan rawan tumbang di sepanjang Jalan Palembang-Betung. Upaya itu sebagai langkah antisipasi mencegah terjadinya kecelakaan dan gangguan lalu lintas, terutama saat cuaca ekstrem terjadi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuasin M Rhoma Dona mengatakan sebanyak 12 pohon yang dinilai rapuh dan berpotensi membahayakan pengguna jalan telah dilakukan pemangkasan.
"Pohon-pohon tersebut sebelumnya teridentifikasi memiliki dahan yang menjulur ke jalan dan rumah warga, batang lapuk dan mudah patah, serta posisi yang membahayakan fasilitas umum dan pengendara," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rhoma menjelaskan, pemangkasan ini merupakan upaya pencegahan untuk meminimalisir risiko pohon tumbang, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang yang kerap terjadi di Sumsel.
"Iya, apalagi dalam waktu dekat kita akan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. Akses jalan ini masih tetap menjadi pilihan bagi pemudik, sehingga kita lakukan upaya mitigasi bencana pohon tumbang," jelasnya.
Proses pemangkasan dilakukan oleh petugas BPBD dengan menggunakan peralatan khusus. Selama pangkasan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan dengan pengaturan dari petugas.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya di musim penghujan. Serta melaporkan jika menemukan pohon atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.
(dai/dai)
