Pria di Lubuklinggau Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Diduga Sakit

Sumatera Selatan

Pria di Lubuklinggau Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Diduga Sakit

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 09 Feb 2026 13:00 WIB
Pria di Lubuklinggau ditemukan tewas di kontrakannya
Foto: Pria di Lubuklinggau ditemukan tewas di kontrakannya (Dok. Polres Lubuklinggau)
Lubuklinggau -

pria di Lubuklinggau, Sumatera Selatan bernama Paulus Ingkriwang (61) ditemukan meninggal di dalam kontrakannya. Diduga korban meninggal akibat sakit batuk parah yang dideritanya bertahun-tahun.

Kejadian tersebut terjadi di kontrakan korban Jalan Junaidi, RT-01, Kelurahan Kali Kesik, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur Ipda Vherry Andora membenarkan peristiwa penemuan jenazah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya benar, tadi malam kami mendapatkan informasi bahwa ada penemuan seorang pria dengan kondisi meninggal dunia di sebuah kontrakan di Kelurahan Watervang," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Senin (9/2/2026).

Vherry menjelaskan saat itu anak korban yang sedang menginap di rumah korban melihat korban dalam kondisi tergeletak di dalam kamar dengan keadaan terlentang dan kaki menempel di dinding. Saat dicek, korban sudah tidak bernapas.

ADVERTISEMENT

"Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis elektronik ini sudah bercerai dengan istrinya sejak tahun 2022 dan kedua anaknya rutin mengunjungi korban pada hari Sabtu dan Minggu. Saat anak korban berkunjung, mereka melihat korban sudah tergeletak di dalam kamar dengan kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Setelah itu, kata Vherry, anak korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada tetangga korban dan ibu mereka.

"Setelah dipastikan bahwa korban meninggal dunia, warga pun langsung memanggil pihak kepolisian dan korban pun dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap korban.

"Dari keterangan keluarga, korban sudah lama ada keluhan batuk parah namun korban tidak mau berobat ke dokter. Setelah menolak visum, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara untuk dimakamkan," tuturnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads