- Mengapa Data Peminat Tahun Lalu Bisa Jadi Acuan?
- Peminat SNBP Unsri 2025 per Program Studi 1. Fakultas Kesehatan Masyarakat 2. Fakultas Kedokteran 3. Fakultas Teknik 4. Fakultas MIPA 5. Fakultas Pertanian 6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 7. Fakultas Ilmu Komputer 8. Fakultas Ekonomi 9. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 10. Fakultas Hukum
Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka sejak 3 Februari hingga 18 Februari 2026. Bagi siswa yang berencana memilih sebuah jurusan di Universitas Sriwijaya (Unsri), penting mengetahui jumlah peminat SNBP Unsri tahun sebelumnya untuk memperkirakan tingkat persaingan.
Meski informasi mengenai daya tampung SNBP Unsri 2026 masih belum diumumkan secara resmi. Namun, data peminat SNBP Unsri 2025 dapat digunakan sebagai gambaran awal untuk memperkirakan jumlah peserta dan ketatnya persaingan SNBP Unsri 2026.
Detikers dapat memantau secara berkala informasi daya tampung resmi di situs https://snpmb.id.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai perkiraan pesaing SNBP Unsri 2026 berdasarkan peminat tahun lalu. Yuk, simak!
Mengapa Data Peminat Tahun Lalu Bisa Jadi Acuan?
Jumlah peminat SNBP 2025 dapat memberikan perkiraan awal seberapa banyak peserta yang kemungkinan akan bersaing di SNBP Unsri 2026.
Meski tidak bersifat mutlak, data ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan awal bagi siswa sebelum menentukan pilihan program studi (prodi).
Peminat SNBP Unsri 2025 per Program Studi
1. Fakultas Kesehatan Masyarakat
- S1 Gizi: 890 orang
- S1 Kesehatan Masyarakat: 1204 orang
- S1 Kesehatan Lingkungan: 423 orang
2. Fakultas Kedokteran
- S1 Pendidikan Kedokteran Gigi: 592 orang
- S1 Pendidikan Dokter: 1127 orang
- S1 Ilmu Keperawatan: 1158 orang
- S1 Psikologi: 656 orang
3. Fakultas Teknik
- S1 Arsitektur: 284 orang
- S1 Teknik Sipil: 667 orang
- S1 Teknik Pertambangan: 1557 orang
- S1 Teknik Geologi: 503 orang
- S1 Teknik Kimia: 423 orang
- S1 Teknik Mesin: 509 orang
- S1 Teknik Elektro: 478 orang
4. Fakultas MIPA
- S1 Fisika: 96 orang
- S1 Farmasi: 1245 orang
- S1 Matematika: 160 orang
- S1 Ilmu Kelautan: 142 orang
- S1 Kimia: 149 orang
- S1 Biologi: 207 orang
5. Fakultas Pertanian
- S1 Agribisnis: 526 orang
- S1 Peternakan: 131 orang
- S1 Ilmu Tanah: 171 orang
- S1 Proteksi Tanaman: 160 orang
- S1 Budidaya Perairan: 84 orang
- S1 Teknik Pertanian: 442 orang
- S1 Agroekoteknologi: 320 orang
- S1 Teknologi Hasil Pertanian: 247 orang
- S1 Agronomi: 157 orang
- S1 Teknologi Hasil Perikanan: 88 orang
6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
- S1 Pendidikan Teknik Mesin: 98 orang
- S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 1744 orang
- S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: 532 orang
- S1 Pendidikan Matematika: 397 orang
- S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi: 255 orang
- S1 Bimbingan dan Konseling: 763 orang
- S1 Pendidikan Masyarakat: 158 orang
- S1 Pendidikan Fisika: 151 orang
- S1 Pendidikan Biologi: 404 orang
- S1 Pendidikan Ekonomi: 302 orang
- S1 Pendidikan Bahasa Inggris: 469 orang
- S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini: 232 orang
- S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 532 orang
- S1 Pendidikan Kimia: 208 orang
- S1 Pendidikan Sejarah: 384 orang
7. Fakultas Ilmu Komputer
- S1 Sistem Informasi: 861 orang
- S1 Sistem Komputer: 560 orang
- S1 Teknik Informatika: 936 orang
- D3 Komputerisasi Akuntansi: 50 orang
- D3 Teknik Komputer: 158 orang
- D3 Manajemen Informatika: 110 orang
8. Fakultas Ekonomi
- S1 Ekonomi Pembangunan: 387 orang
- S1 Akuntansi: 1214 orang
- S1 Manajemen: 1481 orang
- D3 Akuntansi: 143 orang
- D3 Kesekretariatan: 82 orang
9. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- S1 Administrasi Publik: 1081 orang
- S1 Sosiologi: 433 orang
- S1 Ilmu Komunikasi: 831 orang
- S1 Ilmu Hubungan Internasional: 364 orang
10. Fakultas Hukum
- S1 Ilmu Hukum: 1233 orang
Demikian informasi mengenai perkiraan peminat SNBP 2026 berdasarkan data tahun lalu. Perlu dipahami jika jumlah peminat di tahun ini dapat berbeda dari sebelumnya. Semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)