Akses Jalan Tol Palembang-Betung ditarget akan dibuka H-10 Lebaran 2026. Pemudik yang akan memanfaatkan jalur itu akan terpangkas waktu tempuhnya menjadi 1 jam, dari sebelumnya 4 jam.
"Biasanya, perjalanan Palembang-Betung 4 jam, tapi jika akses tol ini dibuka, perjalanan bisa dipangkas signifikan menjadi 1 jam. Insyaallah H-10 Lebaran nanti akan difungsionalkan untuk arus mudik," ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, akses tol akan menjadi pilihan masyarakat karena dapat memberikan efisiensi. Tak hanya soal waktu, tapi juga terkait dengan biaya yang dikeluarkan, produktivitas, hingga pengurangan titik kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera.
Dalam peninjauan akses jembatan yang menjadi bagian dari tol ruas Palembang-Betung, AHY menyebut akan melakukan uji kekuatan ekstrem dengan beban 1.800 ton di sepanjang jalur sebelum akses itu dioperasionalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nantinya akan dilakukan uji kelaikan terlebih dahulu di Jembatan Musi V sebelum dioperasionalkan, dengan beban 1.800 ton dari kendaraan berada bersamaan di atas jembatan" katanya.
AHY juga menyoroti masih adanya proses pembebasan lahan yang perlu dituntaskan agar proyek berjalan lancar dan berstatus clean and clear. Pemerintah, akan terus mengawal dan mengoordinasikan penyelesaiannya dengan kementerian terkait agar prosesnya dapat dipercepat.
Sebagai informasi Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter (1,6 kilometer) dengan lebar 2 x 12,7 meter. Bentang tengahnya terdiri atas konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter, menggunakan metode Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder. Jembatan tol ini menjadi yang terpanjang di Indonesia.
Sementara Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menambahkan peninjauan yang dilakukan itu untuk memastikan jika Jembatan Musi V dipakai untuk arus mudik Lebaran nanti.
"Pembangunan tol ini akan kita kawal terus, karena jalan ini dapat mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah Sumsel," ujarnya.
(dai/dai)
