13 Larangan Saat Imlek yang Dipercaya Membawa Sial Menurut Tradisi Tionghoa

13 Larangan Saat Imlek yang Dipercaya Membawa Sial Menurut Tradisi Tionghoa

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Minggu, 15 Feb 2026 08:30 WIB
Ilustrasi tahun baru Imlek.
Ilustrasi tahun baru Imlek (Foto: Freepik)
Palembang -

Tahun Baru Imlek merupakan momen yang dinanti-nanti di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain dirayakan dengan kumpul keluarga dan doa, perayaan ini juga lekat dengan berbagai kepercayaan tradisional, termasuk larangan yang dapat dipercaya memengaruhi keberuntungan sepanjang tahun.

Dilansir dari Jurnal Mitos Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek oleh Jepriyanti Br Tambunan dkk, pada saat tahun baru Imlek banyak mitos-mitos yang tetap dipercayai masyarakat Tionghoa hingga kini.

Di Indonesia sendiri, masyarakat Tionghoa meyakini jika memotong rambut, menyapu rumah pada saat Imlek dapat membawa pada ketidakberuntungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai 13 mitos yang dilarang dilakukan saat Imlek karena dapat membawa ketidakberuntungan. Yuk, simak!

13 Larangan Saat Imlek

Dilansir dari laman China Highlights dan berbagai sumber lainnya berbagai larangan ini merupakan bentuk kehati-hatian supaya nasib baik tidak hilang percuma, diantaranya:

ADVERTISEMENT

1. Hindari Mengucapkan Kata-kata Sial

Saat perayaan Imlek berlangsung, hindari mengucapkan berbagai kata-kata yang berhubungan dengan kematian, kemiskinan, penyakit, dan sebagainya. Sebagai gantinya, gunakan eufemisme saat membahas hal-hal yang berhubungan dengan topik tersebut, misalnya mengatakan "seseorang telah pergi" daripada "seseorang meninggal".

2. Jangan Sarapan Bubur dan Daging

Sarapan bubur pada saat Tahun Baru Imlek dihindari karena dianggap berhubungan dengan kemiskinan. Daging juga dihindari, sebagai bentuk penghormatan kepada kepercayaan tertentu yang menjunjung nilai kehidupan.

3. Tidak Mencuci Pakaian

Pada hari pertama dan kedua Imlek dipercaya sebagai hari kelahiran Dewa Air. Mencuci pakaian di momen itu dianggap tidak menghormati dan melambangkan membuang kekayaan.

4. Dilarang Membunuh Hewan

Darah dianggap sebagai pertanda sial selama Tahun Baru Imlek. Tidak dianjurkan untuk membunuh hewan selama beberapa hari pertama perayaan.

5. Anak Perempuan yang Telah Menikah Tidak Boleh Pulang ke Rumah Orang Tua

Tradisi ini dalam kepercayaan Tionghoa dilarang sebab dipercaya dapat membawa kesialan atau kesulitan ekonomi bagi keluarga orang tua.

6. Tidak Berkunjung ke Rumah Sakit

Pada momen Imlek, berkunjung ke rumah sakit dapat dipercaya membawa penyakit sepanjang tahun, kecuali dalam kondisi darurat.

7. Tidak Mengenakan Pakaian Warna Hitam dan Putih

Dalam kepercayaan Tionghoa, mengenakan kedua warna ini pada saat Tahun Baru Imlek dilarang. Sebab kedua warna ini identik dengan suasana duka sehingga perlu dihindari karena tidak sesuai dengan nuansa meriah Imlek yang identik dengan sukacita.

8. Tidak Tidur Terlalu Awal

Salah satu tradisi penting pada malam Tahun Baru Imlek adalah Shǒu Suì (守歲) atau kebiasaan begadang bersama keluarga untuk menyambut hari pertama Festival Musim Semi. Tradisi ini berawal dari legenda, untuk melindungi anak-anak dari monster dengan cara begadang dan menyalakan lentera.

Tentu saja, mengikuti Shou Sui tidak berarti mengorbankan waktu tidur. Cukup terjaga hingga tengah malam untuk memenuhi tradisi ini.

9. Menghindari Utang

Meminjam atau menagih utang pada saat Tahun Baru Imlek dipercaya dapat membawa kesialan finansial sepanjang tahun.

10. Tidak Keluar Rumah pada Hari Keempat Imlek

Menurut kepercayaan tradisional, orang tidak boleh keluar rumah pada hari keempat Festival Musim Semi, karena pada hari tersebut diperuntukkan untuk menyambut Dewa Dapur dan dewa-dewa lainnya.

Dilarang juga untuk bertengkar di dapur karena dipercaya dapat menyebabkan nasib buruk.

11. Tidak Memberikan Hadiah Tertentu yang Dianggap Membawa Sial

Hindari membawa hadiah yang dianggap memiliki makna simbolis yang kurang baik dalam budaya Tionghoa seperti jam, gunting, dan buah pir.

12. Tidak Mencuci dan Memotong Rambut

Dalam bahasa Mandarin, rambut disebut fa (发) yang pelafalannya sama dengan fa dalam facai (发财) atau menjadi kaya. Oleh karena itu mencuci dan memotong rambut, diyakini dapat "menghilangkan" keberuntungan dan dipercaya membawa nasib buruk

13. Tidak Menyapu atau Membuang Sampah

Dalam kepercayaan Tionghoa, menyapu rumah saat Imlek dipercaya sama dengan menyapu fu (福) atau rezeki. Begitu juga dengan membuang sampah yang juga dimaknai sebagai membuang keberuntungan.

Demikian 13 larangan saat Imlek yang dipercaya dapat membawa sial dalam tradisi Tionghoa. Semoga berguna ya.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Momen Imlek, Warga Tionghoa Jambi Lepas Kura-Kura ke Sungai"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads