Tradisi melepas burung pipit sebagai simbol membuang sial dan membuka lembaran baru mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kelenteng Dewi Kwan Im, Selasa (17/2/2026).
Umat yang selesai beribadah tampak berkumpul di halaman kelenteng untuk mengikuti ritual pelepasan burung yang diyakini membawa harapan dan keberuntungan di tahun baru.
Sejumlah burung pipit yang telah disiapkan di dalam sangkar kemudian dilepas secara bersama-sama ke udara. Saat pintu sangkar dibuka, burung-burung kecil itu terbang berhamburan, disambut tatapan dan doa dari umat yang hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tradisi ini dipercaya sebagai bentuk simbolis untuk membuang energi negatif dan kesialan di tahun sebelumnya, sekaligus memanjatkan harapan agar kehidupan di tahun yang baru dipenuhi kesehatan, rezeki, dan kedamaian.
Tradisi melepas burung saat Imlek di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang Foto: Mutiara Helia Praditha |
Salah seorang warga yang ikut melepas burung, Michael (41), mengaku rutin mengikuti tradisi tersebut setiap perayaan Imlek.
"Kami percaya ini sebagai simbol membuang hal-hal buruk di tahun lalu. Saat burung dilepas dan terbang bebas, itu seperti harapan dan doa kami ikut terbang, semoga tahun ini lebih baik dan penuh berkah," ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen refleksi diri.
"Intinya bukan hanya melepas burung, tapi juga melepas beban pikiran dan kesalahan yang pernah dibuat. Kita mulai lagi dari awal dengan hati yang lebih bersih," katanya.
Senada dengan itu, Maria (29) mengatakan momen pelepasan burung pipit selalu menjadi bagian yang paling dinantikan dalam perayaan Imlek.
"Rasanya lega sekali saat melihat burung-burung itu terbang. Seolah semua kesedihan dan kesulitan tahun kemarin ikut pergi. Kami berharap tahun ini diberikan kesehatan, rezeki lancar, dan keluarga tetap harmonis," katanya.
Selain pelepasan burung pipit, rangkaian perayaan Imlek di lokasi tersebut juga diisi dengan doa bersama dan pertunjukan budaya. Antusiasme warga terlihat tinggi, baik dari umat yang beribadah maupun masyarakat yang datang untuk menyaksikan tradisi tersebut.
Panitia memastikan kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan bersama aparat setempat. Tradisi melepas burung pipit pun menjadi salah satu rangkaian yang paling dinantikan, karena sarat makna dan menjadi simbol harapan baru di tahun Imlek 2577.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)
