Masjid Agung Palembang Buka Kesempatan Umat untuk Sedekah Ramadan

Sumatera Selatan

Masjid Agung Palembang Buka Kesempatan Umat untuk Sedekah Ramadan

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Sabtu, 21 Feb 2026 08:00 WIB
Masjid Agung Palembang
Foto: Masjid Agung Palembang (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Pengurus Masjid Agung Palembang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program buka puasa bersama selama Ramadan 1447 Hijriah, baik dalam bentuk infak dana maupun makanan siap saji. Ajakan ini disampaikan menyusul tingginya kebutuhan konsumsi jemaah yang setiap hari berbuka di masjid tersebut.

Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang, Kemas Iqbal Hasan Zainal, mengatakan seluruh hidangan buka puasa yang dibagikan kepada jemaah berasal dari sedekah masyarakat.

"Itu sebenarnya harapan kami. Kami menghimbau seluruh masyarakat Kota Palembang, bahkan di luar kota sekalipun, kiranya bisa berpartisipasi. Apa yang kami berikan kepada jemaah itu kami dapatkan dari sedekah-sedekah semua," ujar Kemas Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, penyediaan ratusan hingga ribuan porsi makanan setiap hari bukanlah pekerjaan ringan dan tidak bisa ditopang oleh segelintir orang saja.

"Tidak bisa dengan satu orang, tidak bisa dengan 10 orang, tidak bisa dengan 20 orang. Ini kerjaan pengaruh besar dan kami harapkan seluruh masyarakat kiranya ada kesempatan bantu kami. Apa pun yang diberikan akan kami salurkan, baik berupa dana langsung ataupun makanan yang bisa dimakan untuk berbuka puasa," jelas Iqbal.

ADVERTISEMENT

Bagi masyarakat yang ingin bersedekah atau menitipkan makanan berbuka, kata dia, dapat langsung menghubungi dan menyalurkannya melalui Yayasan Masjid Agung Palembang agar pendistribusian lebih tertib dan tepat sasaran.

Seperti yang diberitakan sebelumnya di detikSumbagsel, Masjid Agung Palembang menyiapkan dua sesi buka puasa setiap harinya. Pada sesi pertama atau iftar, panitia membagikan sekitar 400 paket kurma dan air mineral menjelang azan Magrib.

Setelah salat Magrib, jemaah diarahkan ke Ruang Kuba untuk makan bersama dengan minimal 600 porsi nasi setiap hari. Pada malam Jumat, akhir pekan, dan hari libur, jumlah tersebut bisa meningkat hingga 800 sampai 1.000 porsi dalam satu malam.

Dengan keterlibatan masyarakat, pengurus berharap program buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang berbagi makanan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial selama Ramadan.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads