Profil Alex Noerdin dari Bupati jadi Gubernur, Pelopor Sekolah Berobat Gratis

Profil Alex Noerdin dari Bupati jadi Gubernur, Pelopor Sekolah Berobat Gratis

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 25 Feb 2026 16:10 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kiri) berbincang dengan Executive Chairman Alibaba Group Jack Ma (kanan)di sela-sela acara pemberian medali  kejuaraan sepak bola wanita Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Zabur Karuru/nz/18
Ilustrasi momen Alex Noerdin dengan Jaxk Ma. (Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO/INASGOC)
Palembang -

Alex Noerdin tutup usia di umur 76 tahun. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB.

Kabar duka ini menyelimuti warga Sumatera Selatan (Sumsel), mengingat ia merupakan sosok mantan gubernur yang dijuluki "Pelopor Sekolah dan Berobat Gratis". Jenazah Alex Noerdin akan dibawa pulang dan dimakamkan di Palembang pada Kamis (26/2/2026).

Alex Noerdin sempat menjalani persidangan kasus revitalisasi Pasar Cinde Palembang dengan status terdakwa. Kondisi kesehatannya semakin memburuk usai melewati berbagai sidang sejak 2023.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agenda sidang Alex Noerdin yang beragendakan mendengarkan saksi di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1A Palembang harus dibatalkan karena kondisinya kritis. Pada Jumat (20/2/2026) ia dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Palembang karena infeksi empedu.

Karena peralatan medis yang kurang memadai membuatnya harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Jakarta. Inilah profil lengkap Alex Noerdin eks Gubernur Sumsel yang telah berpulang ke rahmatullah.

ADVERTISEMENT

Profil Alex Noerdin Wafat di Usia 76 Tahun

Dikutip buku Rakyat Harus Sejahtera: Seri Kumpulan Pidato karya Alex Noerdin, Alex Noerdin merupakan politisi Partai Golkar kelahiran Palembang, 9 September 1950. Ia adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara.

Ayahnya bernama H.M Noerdin Pandji dan Hj. Siti Fatimah. Ayahnya adalah seorang pejuang kemerdekaan kelahiran 3 November 1924 di Gunung Meraksa, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Lahat (sekarang Kabupaten Empat Lawang).

Jiwa pejuang yang dimiliki Alex Noerdin diwariskan dari ayahnya. Sang ayah merupakan pejuang kemerdekaan yang menentang pemerintahan Hindia Belanda di Sumsel. Nama ayahnya ini dijadikan sebagai salah satu jalan di Palembang.

Alex Noerdin menikah dengan Sri Eliza dan dikaruniai tiga orang anak, yang pertama Dodi Reza Alex Noerdin, kedua Deni Akendra Alex, dan terakhir Luri Elza Alex.

Kiprah Alex Noerdin: dari Bupati jadi Gubernur

Awal karir politiknya dimulai sebagai juru kampanye dan pengajar karakter Golkar Kota Madya Palembang tahun 1982. Kemudian, tahun 1988 ia menjadi wakil sekretaris DPD Golkar Kota Madya Palembang.

Dikutip buku Indonesia Betrayed: How Development Fails karya Elizabeth Fuller Collin, Alex Noerdin menjabat sebagai bupati Musi Banyuasin selama dua periode pada tahun 2001-2006 dan 2007-2012.

Di tengah jabatan tersebut, Alex mengundurkan diri karena mengikuti pencalonan sebagai Gubernur Sumsel dalam Pilkada 2008-2013. Kemudian, ia terpilih menjadi Gubernur Sumsel secara resmi pada 7 November 2008.

Empat tahun menjadi orang nomor 1 di Sumsel, ia kembali mengundurkan diri karena mencalonkan sebagai gubernur Jakarta tetapi kalah. Kegagalan tersebut membuatnya tak mundur dari perebutan kursi gubernur.

Ia kembali mencalonkan diri menjadi gubernur Sumsel pada Pilkada 2013. Alex menggandeng Ishak Mekki, Bupati Ogan Komering Ilir. Alex dan Ishak mendapat dukungan penuh dari Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Setelah menyelesaikan masa jabatan, ia kembali mengepakkan sayap di dunia politik dengan menduduki kuris Pimpinan Komisi VII DPR RI periode 2019-2024.

Pelopor Berobat dan Sekolah Gratis

Selama menduduki tahta Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menjalankan dua program andalan yakni berobat dan sekolah gratis. Dua program ini memangkas semua anggaran demi keberlangsungan hidup masyarakat Sumsel.

Selain itu, program tersebut sebagai bukti menunaikan janji kampanye yang ia ucapkan di hadapan rakyat. Dalam buku Rakyat Harus Sejahterah disebutkan bahwa berobat dan sekolah gratis sebagai bentuk komitmen pembangunan kesehatan sekaligus langkah kongrit seluruh jajaran pemerintah Sumsel pada masa itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pendidikan untuk siswa.

Jejak Prestasi Alex Noerdin Lainnya

Dalam majalah IM Indonesia, Wiranto mengatakan bahwa Alex Noerdin merupakan sosok pemimpin yang terbukti bertangan dingin dan mampu membangun daerah dengan baik. Hal ini dilihat dari perkembangan pembangunan Sumsel secara pesat dan berhasil menjadi lokomotif perekonomian di wilayah Sumatera.

Pada tahun 2018, Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games bersamaan dengan Jakarta. Selama dua periode kepemimpinannya, ia dinilai berhasil membawa nama baik Sumsel di kancah internasional.

Kemudian, hadirnya Ligth Rail Transit (LRT) Palembang sebagai catatan sejarah selama kepemimpinan Alex Noerdin. Di akhir masa hidupnya, ia berhadapan dengan hukum karena terjerat kasus proyek pembangunan Pasar Cinde Palembang.

Itulah, profil Alex Noerdin eks Gubernur Sumsel yang tutup usia pada 25 Februari 2026.




(mep/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads