Panitia perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan, kembali menyediakan layanan kapal tongkang gratis bagi masyarakat. Fasilitas ini disiapkan untuk mempermudah akses wisatawan dan umat yang ingin beribadah.
Panitia Cap Go Meh Pulau Kemaro, Tjik Harun mengatakan layanan kapal gratis tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (1/3/2026) Sekitar pukul 17.00 WIB hingga Minggu (2/3/2026). Kapal ini akan melayani penumpang dengan rute dari Dermaga 16 Ilir menuju Pulau Kemaro.
"Kapal gratis tetap ada seperti tahun-tahun sebelumnya. Start jalannya hari Sabtu tanggal 1 Maret sekitar pukul 17.00 WIB sampai tanggal 2 Maret sore," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harun menjelaskan, kapal yang disediakan merupakan kapal berkapasitas besar yang mampu mengangkut ratusan orang sekali jalan. Panitia juga menyiagakan kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
"Kapalnya besar, muat ratusan orang. Kami juga siapkan satu kapal cadangan atau sapu jagat yang standby kalau ada umat yang mau balik tapi kapal utama sedang istirahat," katanya.
Layanan kapal tongkang gratis ini juga dilengkapi dengan fasilitas hiburan. Hal tersebut dilakukan agar para wisatawan merasa nyaman dan terhibur selama menyusuri Sungai Musi menuju Pulau Kemaro.
"Di dalam kapal nanti ada musik hiburan atau karaoke. Jadi semacam wisata tour, supaya umat dan pengunjung yang datang merasa senang dan nyaman di perjalanan," jelasnya.
Selain jalur sungai, Harun menambahkan bahwa masyarakat juga bisa mengakses Pulau Kemaro melalui jalur darat via Kalidoni dengan fasilitas parkir gratis. Panitia saat ini sedang merampungkan pemasangan jembatan tongkang agar pejalan kaki bisa menyeberang secara gratis.
"Wisatawan yang membawa kendaraan bisa parkir gratis di PT Bogasari, PT Gajah Unggul Indonesia (GUI) dan di IPAL, kalau mau jalan kaki, nanti bisa lewat jembatan tongkang yang sedang kita siapkan. Jadi tidak perlu lagi naik perahu getek kalau mau hemat," tambahnya.
Meskipun puncak acara jatuh pada tanggal 1 hingga 2 Maret, Harun menyebut masyarakat biasanya sudah mulai ramai mendatangi pulau sejak 2 hari sebelum malam puncak. Hal ini dikarenakan Pulau Kemaro kini sudah menjadi destinasi wisata tahunan bagi warga Palembang.
"Banyak yang datang bukan hanya untuk ibadah, tapi memang ingin berwisata. Makanya fasilitas transportasi ini kami maksimalkan agar tidak ada penumpukan massa," pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(csb/csb)
