Gubernur Jambi Al Haris menyebut pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak. Dia menyebut membangun karakter dan moral generasi muda penting karena tanggungjawab orang tua.
"Kemarin saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, dan ini harus menjadi tanggung jawab orang tua dalam mendidik mereka," kata Al Haris dalam rutinitas safari Ramadan nya, Jumat (27/2/2026).
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi itu dilaksanakan Al Haris bertempat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada Kamis (26/2). Safari Ramadan itu juga dihadiri unsur Forkopimda dan para OPD Pemprov.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Al Haris juga mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.
"Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja," sebutnya.
Al Haris mengatakan bahwa saat ini banyak anak yang mengalami seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, dan agresivitas. Maka dari itu, Al Haris mengajak orang tua harus berupaya untuk mempengaruhi karakter dan kemandirian anak ke depannya karena anak menjadi warisan dalam pembangunan bangsa.
"Penting untuk diingat bahwa kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang," ujarnya.
Al Haris juga mengatakan jika momentum bulan Ramadan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat. Safari Ramadan juga menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat, yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan.
"Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia," terang dia.
"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghidupkan malam dan siang ramadhan dengan ibadah wajib dan sunnah penuh kekhusukan, melatih diri menjadi insan Islam yang sebenar-benarnya, demi mengharapkan rida Allah SWT. Semoga Allah memberi pengampunan dan menerima semua amalan kita, aamiin ya Rabbal 'alamiin," kata dia.
Al Haris menyampaikan bahwa Safari Ramadan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama.
"Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," sebutnya.
Usai acara, Al Haris juga menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi, tidak hanya itu bantuan CSR Bank 9 Jambi Rp 20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim juga disalurkan serta 20 paket bantuan sembako dari Baznas Provinsi Jambi.
(dai/dai)