Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kebutuhan uang pecahan baru untuk tradisi bagi-bagi THR mulai meningkat. Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono meminta agar masyarakat Sumsel menggunakan aplikasi tersebut untuk penukaran uang, dan tidak menggunakan jasa tukar uang dari pihak tak bertanggungjawab karena risikonya sangat besar.
Dia menyebut, penukaran uang lewat aplikasi PINTAR memiliki mekanisme yang jelas, salah satunya pengambil uang sesuai dengan identitas yang terdaftar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengambilan uang harus sesuai dengan data pendaftar. Identitas akan diverifikasi menggunakan KTP," ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Bambang menjelaskan, setiap satu KTP dibatasi maksimal penukaran sebesar Rp 5,3 juta dengan komposisi pecahan yang telah ditentukan. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan seseorang bisa menukar dalam jumlah lebih besar apabila menggunakan identitas berbeda.
BI juga mengakui praktik penukaran di luar sistem resmi sulit dihindari. Namun, Bambang memastikan uang yang diperoleh melalui aplikasi PINTAR terjamin keasliannya.
Selain layanan digital, BI Sumsel juga menyiapkan kas keliling bekerja sama dengan perbankan guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran.
"Terkait potensi uang palsu, masyarakat diimbau tidak tergiur jasa penukaran nonresmi," imbaunya.
Apabila terlanjur menerima uang dari pihak lain, warga diminta segera mengecek keaslian uang tersebut. Apabila ditemukan indikasi palsu, masyarakat dapat melapor ke BI tanpa takut dikenakan sanksi.
BI akan menarik uang palsu tersebut tanpa konsekuensi hukum bagi pelapor. Bahkan, BI juga telah meningkatkan jumlah uang layak edar untuk kebutuhan Lebaran tahun ini, dari sebelumnya Rp 3,9 triliun menjadi Rp 5,6 triliun.
"Dengan peningkatan pasokan dan pengawasan ketat, BI berharap tradisi berbagi THR saat Lebaran tetap berjalan aman dan nyaman tanpa dibayangi risiko uang palsu," harapnya.
(dai/dai)