Truk Kontainer Nyasar di Musi IV, Dishub Palembang Desak Pemasangan Portal

Sumatera Selatan

Truk Kontainer Nyasar di Musi IV, Dishub Palembang Desak Pemasangan Portal

Nadiya - detikSumbagsel
Jumat, 13 Mar 2026 20:32 WIB
Kemacetan akibat truk kontainer di Palembang
Foto: Kemacetan akibat truk kontainer di Palembang (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Palembang -

Video truk kontainer SIBA Surya yang terjebak di Jembatan Musi IV hingga memicu kemacetan panjang viral di media sosial. Menanggapi hal itu, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan solusi permanen masalah tersebut hanyalah pemasangan portal fisik.

Kabid Wasdalops dan Lalin Dishub Kota Palembang, Julyanzah, meminta warga segera melapor ke pihak kelurahan atau Dishub jika melihat truk masuk jalur kota, bukan sekadar memviralkannya. Ia menyebut sopir truk besar kerap mencuri kesempatan melintas saat pengawasan sedang longgar.

"Kami minta warga bisa melapor langsung, jangan cuma divideo. Mobil sebesar itu kalau sudah masuk tidak bisa berputar balik. Kami minta warga proaktif lapor ke kelurahan terdekat agar kami cepat sampai di lokasi," tegas Julyanzah kepada detikSumbagsel, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pemasangan portal, Dishub Palembang mengaku terbentur wewenang. Jembatan Musi IV berada di bawah otoritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) kementerian, sehingga koordinasi antar-instansi sangat diperlukan untuk realisasinya.

"Solusinya cuma portal, tidak ada yang lain. Tapi itu kewenangan BBPJN, bukan kami. Kami akan koordinasikan agar segera dipasang penghalang fisik di titik tersebut," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan keberadaan pos polisi di turunan 14 Ulu yang seharusnya dapat mendeteksi dini kendaraan dengan dimensi berlebih. Julyanzah berharap sinergi antara warga dan aparat diperkuat guna mencegah truk nakal masuk ke jalur kota.

Meski wewenang penindakan hukum sepenuhnya berada di tangan Satlantas, Dishub memastikan tetap melakukan pengawasan di sejumlah posko yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan sebagai langkah backup untuk menjaga kelancaran lalu lintas di area rawan.

Julyanzah menekankan bahwa pemasangan portal permanen adalah harga mati untuk memastikan sterilisasi jalur Musi IV dari kendaraan berat. Langkah fisik ini dianggap paling efektif dibanding hanya mengandalkan pengawasan personel di lapangan secara manual.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads