Warga Palembang Diimbau Sajikan Minuman Tanpa Kemasan Saat Lebaran

Sumatera Selatan

Warga Palembang Diimbau Sajikan Minuman Tanpa Kemasan Saat Lebaran

Nadiya - detikSumbagsel
Minggu, 15 Mar 2026 09:20 WIB
Ilustrasi Sampah Plastik
Foto: Ilustrasi sampah (Shutterstock/)
Palembang -

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang menginstruksikan warga untuk tidak menyajikan minuman kemasan sekali pakai kepada tamu saat Idulfitri 1447 H. Langkah ini diambil guna menekan ledakan volume sampah yang diprediksi meningkat tajam menjelang Lebaran.

Lonjakan sampah rumah tangga biasanya menjadi tantangan berat bagi petugas kebersihan selama masa libur lebaran. Untuk itu, partisipasi warga dalam menekan produksi sampah dari sumbernya sangat diperlukan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, Akhmad Mustain menyarankan, agar rumah tangga mulai beralih menggunakan sarana air minum yang ramah lingkungan dan menghindari sajian minuman dalam kemasan plastik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mensosialisasikan, terutama untuk minuman yang disajikan saat lebaran nanti, agar benar-benar tidak menggunakan kemasan plastik. Memang agak memberatkan setiap rumah tangga, tapi kalau kita peduli terhadap lingkungan tentu hal tersebut tidak terasa berat," katanya kepada detikSumbagsel, Selasa (10/3/2026).

ADVERTISEMENT

Selain urusan minuman, Mustain juga memberikan beberapa tips praktis hidup minim sampah, di antaranya membawa kantong belanja sendiri dan selalu menggunakan botol minum atau tumbler saat bepergian.

"Kurangi penggunaan kemasan sekali pakai. Kalau belanja bawa kantong. Terus kalau makan juga harus dihabiskan agar tidak jadi sampah organik," ujarnya.

Dia menyebut, bagi warga yang masih memiliki sisa makanan, kami menyarankan agar sisa tersebut diolah kembali menjadi kompos secara mandiri. Hal ini bertujuan agar sampah yang sampai ke tempat pembuangan akhir (TPA) benar-benar terminimalisir.

"Jika ada sisa makanan, sebaiknya dikomposkan. Pola hidup minim sampah ini terus kita sosialisasikan agar tidak membebani pemerintah daerah," tambahnya.

Melalui gerakan ini, kami berharap perayaan Idulfitri di Palembang tetap berjalan khidmat tanpa menyisakan tumpukan sampah plastik yang merusak pemandangan kota. Kesadaran setiap keluarga menjadi kunci utama keberhasilan program Palembang bersih.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads