Gubernur Jambi Al Haris secara resmi telah melepaskan keberangkatan warga yang hendak mudik ke Pulau Jawa. Pelepasan itu sebagai bentuk simbolis oleh Pemprov setelah mendata dan mengakomodir warga nya di Jambi buat mudik gratis jelang lebaran 1447 hijriah.
"Momen mudik lebaran adalah tradisi penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, tingginya mobilitas masyarakat sering kali menimbulkan berbagai tantangan, seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta biaya perjalanan yang cukup besar bagi sebagian masyarakat. Untuk itu, Pemprov Jambi melaksanakan pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026/1447 H dan Mudik Gratis ini," ujar Al Haris.
Keberangkatan mudik gratis ini menampung sebanyak 198 warga Provinsi Jambi menuju ke Pulau Jawa, dengan tujuan Pati dan Solo. Selain itu, ada pula Mudik menuju Sumatera Barat, Padang dan mudik di dalam Provinsi yakni Kerinci-Sungai Penuh, Sarolangun-Bangko, serta Tebo-Bungo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 198 Warga yang diakomodir pulkam diangkut menggunakan 4 Bis dan 4 Toyota Hiace, dan telah kita lakukan pelepasan di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, pada Sabtu kemaren," ujar Haris.
Al Haris mengucapkan agar di momentum jelang lebaran warganya bisa hidup membahagiakan diri dan berkumpul bersama sanak keluarga. Dia menyebut, kesempatan moment lebaran agar bisa menjaga kedamaian, keamanan sehingga dapat menikmati lebaran dengan sempurna.
Dikatakan dia, agenda mudik gratis oleh Pemprov Jambi ini juga berkolaborasi dengan para pihak swasta di Provinsi Jambi. Upaya itu sebagai bentuk kepedulian terhadap Warga yang sulit pulkam buat Mudik di hari lebaran akibat ongkos mobil dan perjalanan yang mahal.
"Dengan adanya program mudik gratis tentu dapat membantu warga pulang ke kampung. Tujuan kita agar masyarakat Jambi pulang kampung bersama dengan nyaman, dengan fasilitas aman tanpa terbebani biaya tinggi serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik agar lebih tertata dan efisien," sebut Al Haris.
Selain itu juga, Al Haris menilai jika mengurangi beban infrastruktur dan dampak lingkungan mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan dan jalur utama mudik. Program ini juga diatur baik bahkan mobil juga dipastikan dalam kondisi bagus serta sopir yang profesional.
"Kepada seluruh keluarga yang pulang mudik gratis agar menjaga anak-anaknya nanti waktu istirahat, tolong anak-anaknya dijaga betul, nanti jangan ada kehilangan anak atau kejadian yang tidak kita inginkan," pesan Gubernur Al Haris.
Sementara itu, dengan adanya Program mudik gratis tentu disambut antusias oleh warga. Banyak warga saat itu mengaku terbantu dengan adanya fasilitas mudik yang disiapkan pemerintah, terutama di tengah tingginya biaya perjalanan menjelang Lebaran.
Wajah-wajah sumringah terlihat dari para peserta mudik yang merasa terbantu dengan program tersebut. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program ini juga disebut warga tentunya memberikan keselamatan pemudik dengan menyediakan transportasi yang layak dan terorganisir.
"Alhamdulillah sangat terbantu. Biasanya biaya mudik lumayan besar, sekarang bisa lebih ringan dan kami bisa pulang kampung bertemu keluarga," kata Desi pemudik ke Solo.
Desi yang saat itu mengaku sudah 5 tahun tak pulang kampung, kini dapat merayakan Hari lebaran bersama keluarga dengan bantuan dukungan dari Pemprov Jambi lewat mudik gratis.
"Senang lah pastinya, memang sebenarnya sudah menyiapkan waktu mudik tahun ini, tapi setelah difasilitasi setidaknya buat ongkos pergi dibantu oleh Pemerintah, terimakasih atas bantuan mudik gratis ini," ucapnya.
(dai/dai)