Keutamaan Bulan Syawal Selain Idulfitri, Pintu Utama Meriah Kemenangan

Keutamaan Bulan Syawal Selain Idulfitri, Pintu Utama Meriah Kemenangan

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Minggu, 22 Mar 2026 06:00 WIB
Ilustrasi bulan Syakban.
Ilustrasi bulan Syawal. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Setelah berakhirnya Ramadan terbitlah bulan Syawal yang menjadi pintu utama meraih kemenangan. Ada beberapa keutamaan bulan Syawal yang perlu umat Islam ketahui, selain perayaan Idul Fitri.

Dikutip buku Ternyata Shalat & Puasa Sunah Dapat Mempercepat Kesuksesan karya Ceceng Salamudin, Syawal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah. Asal kata Syawal adalah syala yang artinya naik atau meninggi.

Pada bulan ini, kedudukan dan derajat kaum muslimin meninggi di hadapan Allah SWT karena telah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Karena itu, Syawal termasuk salah satu bulan istimewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa keutamaan bulan Syawal yang seharusnya umat Islam ketahui agar dapat optimal menjalankan ketakwaan serta keimanan di bulan tersebut. Simak.

Keutamaan Bulan Syawal

1. Bulan Kemenangan dan Bermaaf-maafan

Dilansir situs Majelis Ulama Indonesia (MUI), hari kemenangan di bulan Syawal terjadi pada tanggal 1. Umat Islam merayakan Idul Fitri dan saling bermaaf-maafan untuk menyambung silaturahmi yang sempat renggang.

ADVERTISEMENT

Bermaaf-maafan termasuk kebaikan yang dianjurkan pada bulan Syawal. Setelah satu bulan penuh menjalani puasa dengan segala ujiannya, umat Islam berjabat tangan saling mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bati.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 10 yang artinya:

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."

2. Puasa 6 Hari

Berpuas selama 6 hari di bulan Syawal termasuk suatu keutamaan sekaligus amalan sunnah yang dianjurkan. Puasa ini dapat dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri yakni mulai tanggal 2 Syawal hingga berakhirnya bulan kesepuluh ini.

Untuk pelaksanaannya dianjurkan secara berturut-turut, namun apabila tidak mampu boleh selang-seling atau digabung dengan puasa sunnah lainnya. Dalam hadis riwayat Abu Ayub Al Anshari, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر

Artinya: "Barang siapa berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun." (HR Muslim, Imam Ahmad juga meriwayatkan dari hadits Jabir).

3. Bulan yang Baik untuk Menikah

Keutamaan bulan Syawal lainnya adalah menggelar upacara pernikahan. Banyak dari umat Islam memilih menikah pada bulan ini karena ingin meraih keutamaannya. Sebagaimana Rasulullah SAW menikah dengan Aisyah RA pada bulan Syawal.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ، فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي.... متفق عليه

Artinya: "Dari Aisyah RA ia berkata, 'Rasulullah SAW menikahi aku pada bulan Syawal dan menggauliku (pertama kali juga, pent) pada bulan Syawal. Lalu manakah istri-istri beliau SAW yang lebih beruntung dan dekat di hatinya dibanding aku?'." (Muttafaq 'Alaih).

Menurut Muhyiddin Syaraf An-Nawari dikutip laman Kemenag, hadis tersebut mengandung anjuran untuk menikahkan, menikah, atau berhubungan suami istri pada bulan Syawal. Para ulama dari kalangan mazhab Syafi'i menegaskan adanya unsur sunnah dalam hadis tersebut.

4. Menjalin Silaturahmi

Selain Idul Fitri dan pahala puasa, bulan Syawal menjadi kesempatan untuk menjalin silaturahmi. Berkunjung ke rumah orangtua, saudara, keluarga, hingga tetangga merupakan rutinitas setelah melakukan sholat Id.

Hal ini dapat meluruhkan dosa di antara sesama saudara muslim karena adanya momen saling maaf-memaafkan. Karena itu, mempererat ukhuwah dan menjaga keeratan silaturahmi tidak ditemukan pada bulan-bulan lainnya.

Anjuran menyambut tali silaturahmi disebutkan dalam hadis dari Abu Ayud Al-Anshori, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang amalan yang dapat memasukkan ke dalam surga, lantas ia menjawab:

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِى الزَّكَاةَ ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ

Artinya: "Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat)." (HR. Bukhari no. 5983)

5. Terjadinya Perang Uhud

Dikutip buku Fase Kepompong yang Menakjubkan karya Lifa Mira, keutamaan lain dari bulan Syawal adalah terjadinya perang Uhud akibat dendam kaum Quraisy karena kekalahan mereka dalam Perang Badar.

Demikian penjelasan mengenai keutamaan bulan Syawal yang menjadi pintu utama penyempurna ibadah Ramadan. Semoga berguna, ya.




(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads