Kapan Mulai Puasa Syawal 2026? Ini Jadwal, Niat, hingga Keutamaannya

Kapan Mulai Puasa Syawal 2026? Ini Jadwal, Niat, hingga Keutamaannya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Minggu, 22 Mar 2026 07:00 WIB
Ramadan Kareem photography, Lantern with crescent moon shape on the beach with sunset sky, 2024 Eid Mubarak  greeting background
Ilustrasi puasa Syawal 2026. (Foto: Getty Images/sarath maroli)
Palembang -

Syawal merupakan bulan yang diberkahi, penuh ketaatan dan menjadi awal pelaksanaan ibadah haji. Pada bulan ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk menunaikan puasa sunnah selama enam hari. Lalu, kapan puasa Syawal 2026 mulai dilakukan?

Melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal hukumnya tidak wajib, tetapi memiliki keutamaan yang agung dan ganjaran pahala besar. Sebab itu, banyak dari umat Islam yang berupaya menjalankan ibadah sunnah ini di sela-sela kesibukan sehari-hari.

Bagi yang belum tahu jadwal puasa Syawal 2026 dapat menyimak rangkuman informasi detikSumbagsel berikut lengkap dengan niat hingga keutamaan yang diraih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pahala Puasa Syawal 6 Hari

Bagi muslim yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal akan mendapat pahala puasa setahun penuh sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis sahih berikut ini:

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan lalu ia mengiringi dengan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal maka ia seperti berpuasa setahun," (HR. Muslim).

ADVERTISEMENT

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan, maka puasa selama sebulan sebanding dengan puasa selama sepuluh bulan dan puasa enam hari setelah Idul Fitri sebanding dengan puasa selama dua bulan. Dengan demikian, hal itu setara dengan puasa selama setahun," (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah).

Keutamaan Puasa Syawal

Berikut rangkuman keutamaan puasa Syawal dilansir buku Faedah-faedah Seputar Puasa Syawal milik Muhammad Shalil Al-Munajjid, detikHikmah dan NU Online.

1. Membiasakan Diri untuk Berpuasa

Berdasarkan penjelasan laman NU Online, menunaikan ibadah puasa Syawal menjadi salah satu langkah membiasakan diri tetap berpuasa setelah Ramadan berakhir. Sesungguhnya Allah SWT menerima amal kebaikan seseorang dan akan menganugerahi ia untuk terus berbuat kebaikan setelahnya.

Sebagian ulama berpendapat bahwa ganjaran perbuatan baik adalah perbuatan baik setelahnya. Maka siapa saja yang berbuat kebaikan kemudian mengikutinya dengan perbuatan baik lainnya maka hal yang demikian adalah tanda diterima kebaikan yang pertama. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang berbuat baik kemudian mengikutinya dengan perbuatan buruk maka yang demikian tanda ditolak kebaikan.

2. Tanda Syukur Kepada Allah

Salah satu keutamaan berpuasa di bulan Syawal adalah tanda rasa syukur kepada Allah SWT karena telah berhasil melalui bulan Ramadan. Berharap setelah berakhirnya Ramadan, bisa mendapatkan anugerah rahmat yang melimpah.

3. Ibadah yang Dilakukan Pada Ramadan tidak Terputus

Selesainya bulan Ramadan bukan menjadi pertanda ibadah yang dilakukan terhenti. Hal ini menjadi pemicu untuk berusaha mempertahankan kualitas dan kuantitas ibadah di bulan setelahnya. Puasa Syawal menjadi salah satu bentuk untuk melestarikan ibadah yang sudah dijalankan selama Ramadan.

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، - رضى الله عنه - أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ "‏ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ ‏"

Artinya: Abu Ayyub al-Ansari (semoga Allah SWT ridho atasnya) melaporkan Rasulullah SAW berkata, "Dia yang berpuasa selama Ramadhan dan melanjutkannya dengan enam hari puasa saat bulan Syawal akan seperti melakukan puasa terus menerus." (HR Muslim).

4. Penyempurna Ibadah Wajib

Alasan dianjurkannya puasa Syawal karena dapat menyempurnakan kekurangan dalam menjalankan ibadah wajib seperti puasa Ramadan. Hal itu dijelaskan dalam sebuah hadis berikut ini:

"Sesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah salatnya. Jika salatnya baik, sungguh dia telah beruntung dan sukses. Sebaliknya apabila salatnya rusak maka di celaka dan merugi. Kemudian jika ada kekurangan dalam salat wajib, Allah berfirman kepada malaikat: lihatlah apakah hambaku mengerjakan salat sunah? Jika dia mengerjakan salat sunah, kekurangan dalam salat wajib akan disempurnakan dengan salat sunnah. Kemudian seluruh amal yang lain akan dihisab seperti itu," (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi).

Aturan Puasa Syawal 2026

Dikutip buku Meraih Surga dengan Puasa karya Herdiansyah Achmad, mengerjakan puasa sunnah Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut dan juga terpisah. Menurut Imam Syafi'i dan Imam Hanbali, diutamakan dilakukan secara berurutan.

Sementara menurut Imam Maliki dan Imam Hanafi berpendapat pelaksanaan puasa ini disunnahkan tidak berurutan atau dua hari setiap satu pekan. Puasa sunnah dapat dilakukan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri yakni pada tanggal 2 Syawal. Kenapa tidak tanggal 1 Syawal? Sebab, tanggal tersebut merupakan hari raya yang di mana adanya pelarang berpuasa pada hari tersebut.

Batas waktu puasa Syawal mengikuti akhir bulan Syawal. Umat Islam mempunyai kesempatan selama satu bulan untuk memilih hari tertentu atau digabungkan dengan puasa Senin Kamis, ayyamul bidh, hingga puasa Daud.

Jadwal Puasa Syawal 2026

Mengacu pada penetapanpemerintah melalui Kementerian Agama RI (Kemenag), 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dari jadwal ini, permulaan puasa Syawal bisa dilakukan pada Minggu, 22 Maret 2026 atau 2 Syawal 1447 H.
Untuk memilih jadwal puasa Syawal bisa melihat konversi tanggal Hijriah ke Masehi. Pilih tanggal yang diinginkan atau menyesuaikan dengan puasa Senin dan Kamis. Berikut ini kalender Syawal 1447 H:

1 Syawal 1447 H - Sabtu, 21 Maret 2026
2 Syawal 1447 H - Minggu, 22 Maret 2026
3 Syawal 1447 H - Senin, 23 Maret 2026
4 Syawal 1447 H - Selasa, 24 Maret 2026
5 Syawal 1447 H - Rabu, 25 Maret 2026
6 Syawal 1447 H - Kamis, 26 Maret 2026
7 Syawal 1447 H - Jumat, 27 Maret 2026
8 Syawal 1447 H - Sabtu, 28 Maret 2026
9 Syawal 1447 H - Minggu, 29 Maret 2026
10 Syawal 1447 H - Senin, 30 Maret 2026
11 Syawal 1447 H - Selasa, 31 Maret 2026
12 Syawal 1447 H - Rabu, 1 April 2026
13 Syawal 1447 H - Kamis, 2 April 2026
14 Syawal 1447 H - Jumat, 3 April 2026
15 Syawal 1447 H - Sabtu, 4 April 2026
16 Syawal 1447 H - Minggu, 5 April 2026
17 Syawal 1447 H - Senin, 6 April 2026
18 Syawal 1447 H - Selasa, 7 April 2026
19 Syawal 1447 H - Rabu, 8 April 2026
20 Syawal 1447 H - Kamis, 9 April 2026
21 Syawal 1447 H - Jumat, 10 April 2026
22 Syawal 1447 H - Sabtu, 11 April 2026
23 Syawal 1447 H - Minggu, 12 April 2026
24 Syawal 1447 H - Senin, 13 April 2026
25 Syawal 1447 H - Selasa, 14 April 2026
26 Syawal 1447 H - Rabu, 15 April 2026
27 Syawal 1447 H - Kamis, 16 April 2026
28 Syawal 1447 H - Jumat, 17 April 2026
29 Syawal 1447 H - Sabtu, 18 April 2026

Niat Puasa Syawal

Membaca niat puasa Syawal sama seperti niat puasa pada umumnya, dimulai malam hari hingga terbitnya fajar. Namun, ada kebolehan untuk mengucapkan niat pada siang hari apabila lupa. Berikut ini bacaan niatnya:

1. Niat Puasa Syawal Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT,"

2. Bacaan Niat Puasa Syawal Pagi Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT."

Demikian itulah jadwal puasa Syawal 2026 lengkap dengan niat hingga keutamaannya. Selamat menunaikannya, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads