Heboh Foto Bupati Empat Lawang Open House di Hotel Palembang, Joncik: Hoaks

Sumatera Selatan

Heboh Foto Bupati Empat Lawang Open House di Hotel Palembang, Joncik: Hoaks

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 23 Mar 2026 15:00 WIB
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad (Foto: Istimewa/Diskominfo Empat Lawang)
Palembang -

Foto memperlihatkan Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad disebut melakukan open house di sebuah hotel Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Usai viral, Joncik dengan tegas menyebut itu adalah hoaks.

Dalam video yang beredar di media sosial dilihat detikSumbagsel Senin (23/3/2026) tampak Joncik berfoto bersama. Dalam foto itu akun medsos itu menuliskan caption: 'Wawwwww...di tengah efisien Bupati Empat Lawang diduga adakan open housedi hotel mewah Palembang'

Terkait dengan kabar itu, Joncik menjelaskan bahwa keberadaannya dan jajaran di hotel tersebut hanya sebagai titik kumpul sebelum menghadiri undangan resmi open house dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sampaikan secara resmi bahwa kami tidak mengadakan agenda open house di Hotel Arista Palembang. Kehadiran di lokasi tersebut hanya sebagai titik kumpul forkopimda dan OPD sebelum menghadiri open house Gubernur di Griya Agung pukul 10.00 WIB," katanya kepada detikSumbagsel, Senin (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dia menjelaskan, titik kumpul itu disepakati untuk mempermudah mobilisasi rombongan sebelum berangkat bersama menuju lokasi acara.

Setelah menghadiri agenda di Griya Agung, rombongan langsung menuju kediaman pribadinya di kawasan Pipa Reja, Palembang, untuk melaksanakan kegiatan internal bersama keluarga.

"Jadi tidak ada kegiatan formal maupun penerimaan tamu umum (open house) di hotel sebagaimana yang diisukan," tegasnya.

Dia meminta kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di momen Idulfitri ini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan selalu merujuk pada sumber resmi agar tidak terjebak hoaks," ujarnya.

Disinggung soal apakah akan melaporkan akun medsos tersebut ke pihak berwajib, Joncik menyebut akan mempertimbangkannya terlebih dahulu.

"Nanti kita diskusikan," singkatnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads