Wisatawan asal Tangerang Tewas Saat Snorkeling di Pahawang Lampung

Lampung

Wisatawan asal Tangerang Tewas Saat Snorkeling di Pahawang Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 26 Mar 2026 20:20 WIB
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi wisatawan asal Tangerang yang tewas saat snorkeling di Pahawang
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi wisatawan asal Tangerang yang tewas saat snorkeling di Pahawang (Foto: Istimewa/Tim SAR Gabungan)
Pesawaran -

Wisatawan asal Tangerang, bernama Indriyanti (61), meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Rabu (25/3/2026). Saat ini jasad korban sudah diberangkatkan ke kampung halamannya.

Peristiwa tersebut terjadi di spot snorkeling Sarimin. Korban diketahui tengah berlibur bersama keluarga sebelum akhirnya turun ke laut menggunakan pelampung.

Sebelum kejadian, korban sebenarnya telah diingatkan oleh keluarga agar tidak berenang karena kondisi kesehatannya sedang tidak fit. Namun, korban tetap memutuskan untuk melakukan snorkeling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komandan Posbinpotmar Pulau Pahawang Peltu Jas Sumarwan mengatakan pihaknya menerima laporan adanya wisatawan yang tidak sadarkan diri saat berada di laut.

"Korban berusia 61 tahun, diduga memiliki riwayat penyakit. Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan," kata Jas Sumarwan, Kamis (26/3/2026).

ADVERTISEMENT

Korban kemudian dievakuasi ke darat oleh keluarga dengan bantuan warga sekitar. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan speedboat menuju Dermaga Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis.

Adik korban, Syamsul Rizal mengungkapkan sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Bahkan, keluarga sudah memperingatkan agar tidak melakukan aktivitas di laut.

"Sudah diingatkan untuk tidak berenang, tetapi tetap turun ke laut. Diduga masker snorkeling sempat terlepas," ujarnya.

Saat berada di air, korban diduga mengalami gangguan kesehatan hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Sementara itu, Komandan Kapal Ketapang Satpolairud Polres Pesawaran Bripka Ariansah mengatakan korban sempat mendapatkan penanganan medis dalam perjalanan, termasuk pemberian oksigen dan resusitasi jantung paru (RJP).

"Korban sempat dibawa ke RS Restu Bunda, namun setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan meninggal dunia," kata Ariansah.

Setelah proses penanganan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan diberangkatkan ke Tangerang sekitar pukul 17.30 WIB untuk dimakamkan.

Polisi mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata bahari agar memastikan kondisi kesehatan sebelum beraktivitas serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads