Ekonomi Merangin Jambi Tumbuh Pesat di 2025, Lampaui Nasional

Jambi

Ekonomi Merangin Jambi Tumbuh Pesat di 2025, Lampaui Nasional

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Selasa, 31 Mar 2026 17:40 WIB
Rapat Paripurna DPRD Merangin
Foto: Rapat Paripurna DPRD Merangin (Dok. Pemkab Merangin)
Merangin -

Kinerja ekonomi Kabupaten Merangin menunjukkan tren positif pada 2025. Pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 5,13 persen atau melampaui rata-rata nasional, seiring dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menembus 104,64 persen dari target.

"Keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi program pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah," kata Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh dalam keterangan tertulis yang diterima detikSumbagsel, Selasa (31/3/2026).

Data pencapaian ini diketahui berdasarkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Merangin pada Senin (30/03). Pertumbuhan ekonomi ini berhasil tumbuh baik hingga melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang berada di angka 4,93 persen, bahkan di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Capaian tersebut mencerminkan penguatan fundamental ekonomi daerah, ditopang oleh aktivitas sektor riil yang tetap bergerak di tengah tantangan global. Pemerintah daerah dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong produktivitas di berbagai sektor unggulan," ujar Khafid.

Selama kepemimpinan Bupati M Syukur, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,13 persen menempatkan Merangin sebagai salah satu daerah dengan kinerja impresif di tingkat regional. Angka ini juga menunjukkan daya tahan ekonomi lokal dalam menghadapi tekanan eksternal, termasuk ketidakpastian global yang masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

Di sisi fiskal, realisasi PAD yang mencapai 104,64 persen atau sekitar Rp161,7 miliar dengan mengindikasikan optimalisasi pendapatan daerah berjalan efektif. Peningkatan ini tidak lepas dari upaya intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan, serta perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Lonjakan signifikan terlihat pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Jika pada tahun 2024 sektor ini hanya tumbuh 2,77 persen, pada tahun 2025 melesat tajam menjadi 5,55 persen.

"Sektor pertanian kembali menjadi tulang punggung yang tangguh. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kebijakan penguatan ekonomi kerakyatan berjalan di jalur yang tepat," ujar Wabup A. Khafid.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat Merangin juga menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik menjadi 73,41 poin, meningkat dari tahun 2024 yang sebesar 72,65 poin.

Meskipun indikator makro menunjukkan tren menggembirakan, Pemkab Merangin mencatat adanya perlambatan pada sektor akomodasi dan makan minum yang hanya tumbuh 3,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,78 persen.

Dari sisi keuangan, performa makro ini didukung oleh realisasi Pendapatan Daerah yang mencapai Rp1,495 triliun atau 98,37 persen dari target.

"Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret kemajuan pembangunan (progres report) yang telah kita capai bersama," tambah Wabup.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Merangin disebut terus mendorong inovasi dalam pengelolaan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga perdagangan dan jasa. Langkah ini diyakini menjadi faktor penting dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi tetap positif.

Dengan capaian ini, Pemkab Merangin optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads