Pemukiman warga di Jalan Srijaya, Lorong Barustam, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang masih terendam banjir hingga Senin (6/4/2026). Genangan air terpantau masih menutupi akses jalan dan sebagian rumah warga pasca-hujan deras sejak Minggu sore.
Pantauan detikSumbagsel di lokasi, aktivitas warga lumpuh akibat air yang masuk ke dalam rumah. Meski intensitas hujan sudah menurun, debit air di wilayah dataran rendah ini sulit mengalir keluar diduga akibat buruknya sistem drainase.
Salah satu warga Dewi Ilani (61) menyebut air mulai naik dengan cepat sejak Minggu pukul 14.15 WIB. Ketinggian air di dalam rumah bahkan sempat menyentuh sebatas paha orang dewasa yang menyebabkan barang-barang rumah tangga hanyut terbawa arus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Air masuk ke dalam rumah dari jam dua siang kemarin. Kemarin tuh hampir sebatas paha orang dewasa. Sampai sekarang belum surut benar, kami tidak bisa tidur karena semua barang mengapung," ujarnya kepada detikSumbagsel, Senin (6/4/2026).
Dewi menjelaskan, wilayah Lorong Barustam kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur lebih dari satu jam. Ia menduga tumpukan sampah dan gorong-gorong yang sempit menjadi penyebab utama air tertahan di pemukiman.
Kondisi serupa dirasakan David, warga yang tinggal di kawasan yang sama. Menurutnya, meski air sempat mulai surut pada Minggu pukul 23.00 WIB, genangan masih tersisa di depan rumah hingga pagi ini.
"Kemarin tingginya sebatas lutut. Ini sepertinya ada aliran air warga yang tersumbat sampah, jadi banjirnya bertahan cukup lama. Memang di sini kawasannya dataran rendah," jelasnya.
David menyoroti banyaknya bangunan liar di atas saluran air yang diduga menjadi pemicu mampetnya aliran drainase. Ia meminta pemerintah setempat untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi selokan di titik rawan banjir.
"Kami minta Lurah lebih giat cek saluran air, apalagi banyak dapur warga dibangun di atas aliran air. Kalau mampet karena sampah rumah tangga, dampaknya balik ke kami semua," tegasnya.
Warga juga berharap Pemerintah Kota Palembang segera melakukan normalisasi drainase dan pembersihan gorong-gorong secara menyeluruh. Tanpa langkah konkret, pemukiman di Kelurahan Srijaya dipastikan akan terus terendam setiap kali hujan deras tiba.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)
