- Apa Itu Godzilla El Nino?
- Asal-usul Penamaan El Nino Godzilla
- Dampak Godzilla El Nino di Indonesia
- Strategi Menghadapi Godzilla El Nino 1. Manajemen Air Berkelanjutan 2. Mencegah Kebakaran 3. Pertanian Adaptif 4. Melakukan Restorasi Ekosistem 5. Pemanfaatan Teknologi 6. Pemanfaatan Energi Berkelanjutan
Istilah Godzilla El Nino belakangan ramai diperbincangkan publik karena terdengar unik sekaligus menyeramkan. Nama "Godzilla" sendiri identik dengan monster fiksi raksasa yang dikenal bisa menembakkan sinar nuklir dari mulutnya.
Namun, istilah Godzilla El Nino bukan merujuk pada monster tersebut. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat yang berpotensi memicu perubahan iklim ekstrem.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bahkan telah mengingatkan potensi fenomena ini melalui media sosial X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Godzilla El Nino diprediksi mulai April 2026," tulis akun @brin_indonesia, dikutip Rabu (8/4/2026).
Istilah tersebut memang terdengar mengerikan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Godzilla El Nino? Berikut detikSumbagsel merangkum penjelasannya.
Apa Itu Godzilla El Nino?
Godzilla El Nino merupakan istilah populer yang ditujukan pada fenomena suhu laut di Pasifik. Diperkuat oleh Indian Ocean Dipole (IOD) positif si Samudra Hindia, Godzilla El Nino akan membuat musim kemarau di Indonesia menjadi lebih panjang.
Dilansir dari laman Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), pakar lingkungan Umsida, Dr Syamsudduha Syahrorini menjelaskan jika fenomena Godzilla El Nino tahun ini tidak seburuk yang dibayangkan.
"El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah-timur yang mengganggu pola cuaca global. Dampaknya sangat terasa di Indonesia," jelasnya dikutip detikSumbagsel, Rabu (8/4/2026)
Meski tidak masuk kategori ekstrem. Tetapi fenomena ini tetap perlu diwaspadai dampaknya.
Asal-usul Penamaan El Nino Godzilla
Istilah "Godzilla" pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015 oleh ilmuwan NASA, Bill Patzert. Ia menggunakan kata "Godzilla" untuk menggambarkan kekuatan El Nino yang luar bisa besar.
Dengan demikian, bukan berarti ada El Nino jenis baru, melainkan El Nino yang dikhawatirkan berkembang sangat besar dan membawa dampak luas, seperti kekeringan, gangguan pertanian, hingga tekanan pada pangan.
Dampak Godzilla El Nino di Indonesia
Secara umum, El Nino akan mengakibatkan penurunan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga berpotensi memicu musim kemarau yang lebih panjang.
Adapun dampaknya pada Indonesia antara lain:
- Kemarau yang lebih panjang
- Penurunan curah hujan di banyak wilayah Indonesia
- Potensi kebakaran hutan dan lahan
- Gangguan pertanian
- Risiko kekeringan meningkat; dan
- Mempengaruhi ketersediaan air
Strategi Menghadapi Godzilla El Nino
Dr Rini dalam laman resmi Umsida, menekankan pentingnya strategi untuk mengantisipasi dampak dari Godzilla El Nino di mana ia menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan.
Adapun beberapa strategi utamanya, antara lain:
1. Manajemen Air Berkelanjutan
Sektor air merupakan salah satu sektor yang sangat rawan terdampak musim kemarau panjang. Oleh karena bagi pemerintah atau masyarakat penting untuk membuat penampungan air, embung desa, dan sumur resapan untuk menjaga ketersediaan cadangan air.
2. Mencegah Kebakaran
Pemerintah juga harus sigap dengan sejumlah titik kering (hotspot) yang berpotensi terbakar. Oleh karena itu penting untuk selalu melakukan monitoring hotspot dan pengelolaan lahan.
3. Pertanian Adaptif
Masalah lain yang ditimbulkan adalah krisis pangan akibat kekeringan berkepanjangan. Oleh karena itu untuk mengantisipasinya, masyarakat dapat menggunakan irigasi hemat air, varietas yang tahan kering dan cocok ditanam saat kemarau, serta penyesuaian kalender tanam.
4. Melakukan Restorasi Ekosistem
Penting juga untuk melakukan pemulihan ekosistem yang telah rusak, yakni dengan melakukan reforestasi dan perlindungan lahan gambut untuk menjaga siklus air alami.
5. Pemanfaatan Teknologi
Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan AI untuk memprediksi risiko kekeringan dan kebutuhan air.
6. Pemanfaatan Energi Berkelanjutan
Terakhir, dengan melakukan integrasi energi berkelanjutan seperti mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), untuk memanfaatkan energi matahari sebagai salah satu pilihan lain dari sumber energi utama lain.
Demikian informasi mengenai godzilla el nino serta dampak dan strategi untuk menghadapinya. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)