Viral Balita Hipotermia Saat Diajak Orang Tua Mendaki Gunung Ungaran

Regional

Viral Balita Hipotermia Saat Diajak Orang Tua Mendaki Gunung Ungaran

Ardian Dwi Kurnia - detikSumbagsel
Senin, 13 Apr 2026 13:40 WIB
Tim SAR saat melakukan penanganan bayi terkena hipotermia di Gunung Ungaran, Semarang, Sabtu (11/4/2026).
Foto: Tim SAR saat melakukan penanganan bayi terkena hipotermia di Gunung Ungaran, Semarang, Sabtu (11/4/2026). (dok. Basarnas Semarang)
Semarang -

Seorang anak berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia saat diajak orang tuanya mendaki Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Videonya pun viral di media sosial. Tim SAR pun langsung melakukan gerak cepat penanganan hal tersebut.

Dilansir detikJateng, video tersebut diunggah di berbagai media, salah satunya oleh akun Instagram @kabarungaran. Dalam narasinya, akun itu menyebut balita ini mengalami hipotermia saat berada di puncak Bondolan.

"Kronologi singkat, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak melakukan pendakian hingga mencapai puncak Bondolan. Namun saat berada di puncak, korban dan rombongan mengalami hujan sehingga suhu tubuh balita menurun dan menunjukkan gejala hipotermia," tulis takarir unggahan akun tersebut, dilihat detikJateng pada Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat dalam video tersebut si balita menangis keras. Petugas kemudian segera menyelimuti balita itu menggunakan emergency blanket. Setelah diselimuti, petugas juga tampak berusaha menenangkan balita tersebut. Tim SAR kemudian menggendong balita itu turun dari gunung.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan saat ini balita itu sudah pulang dalam kondisi selamat.

ADVERTISEMENT

"Posisi balita sudah turun dari Basecamp Perantunan, sudah dibawa pulang orang tuanya dalam kondisi selamat. Balita perempuan usia 1,5 tahun," kata Bergas saat dimintai konfirmasi detikJateng, Senin (13/4).

Bergas menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/4). Balita berusia 1,5 tahun berinisial L itu bersama ayah dan ibunya mendaki Gunung Ungaran hingga tiba di Puncak Bondolan pada siang hari.

"Peristiwa ini terjadi ketika satu keluarga ayah, ibu, dan anak melakukan pendakian dan tiba di puncak sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, cuaca yang tiba-tiba memburuk disertai hujan deras menyebabkan suhu tubuh balita tersebut menurun drastis hingga mengalami gejala hipotermia," ujar Bergas.

Bergas menuturkan saat kejadian, balita itu terus menangis dan menunjukkan tanda-tanda kedinginan ekstrem. Tim SAR yang mengetahui peristiwa itu langsung bergegas mendatangi lokasi dan melakukan pertolongan pertama.

"Tim SAR dari Basarnas yang sedang melaksanakan siaga khusus langsung bergerak cepat menuju lokasi di kawasan puncak Bondolan. Petugas segera melakukan penanganan awal untuk menstabilkan suhu tubuh korban, termasuk menghangatkan tubuh dan memberikan pertolongan pertama pada kondisi hipotermia," kata dia.

Usai kondisi balita itu dinilai stabil, petugas kemudian mengevakuasi satu keluarga tersebut ke Basecamp Perantunan. Di sana, balita itu kemudian ditangani lebih lanjut.

"Setelah kondisi korban mulai stabil, tim SAR gabungan mengevakuasi balita bersama orang tuanya menuju Basecamp Perantunan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," beber Bergas.

Bergas menjelaskan bahwa pendakian merupakan aktivitas yang memerlukan persiapan matang. Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mengajak kelompok rentan untuk mendaki karena memiliki risiko tinggi.

"Pada prinsipnya kegiatan hiking ke gunung atau naik gunung adalah kegiatan yang memerlukan persiapan dari sisi fisik dan mental, selain tool peralatan pendukung lainnya. Artinya giat tersebut bukan untuk kelompok rentan seperti balita untuk diajak ke sana," imbau Bergas.

"Butuh kesadaran berbagai pihak, dari warga dan petugas, untuk mengingatkan atau melarang mengajak kelompok rentan untuk giat tersebut karena ada risiko berbahaya sampai dengan kematian bila dilanggar," pungkasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads