Sebanyak 443 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 asal Sumatera Selatan resmi memasuki Asrama Haji Palembang pada Selasa, (21/4/2026). Jemaah yang tergabung dalam kloter PLM-01 ini dijadwalkan berangkat menuju Madinah melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II pada Rabu (22/4) pagi.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumsel, Arkan Nurwahiddin, menjelaskan bahwa seluruh jemaah kloter perdana ini berasal dari satu daerah yang sama.
"Hari ini kloter satu dari OKU Timur berjumlah 443 orang jemaah yang masuk ke asrama," ujar Arkan saat ditemui di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data manifes, kloter PLM-01 didominasi oleh 438 jemaah asal OKU Timur, didampingi 4 petugas kloter dan 1 Petugas Haji Daerah (PHD). Meski sempat ada dinamika pada jumlah jemaah, Arkan memastikan kuota keberangkatan tetap terpenuhi sesuai rencana awal.
"Dari jemaah 443 orang ini ada satu yang mengundurkan diri karena sakit, tapi sudah diganti sebenarnya oleh jemaah yang lain misalnya ada yang cadangan," kata Arkan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Kemenhaj Sumsel menekankan komitmen pada pelayanan yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Hal ini terlihat dari prioritas pelayanan bagi jemaah uzur yang langsung diarahkan ke kamar tanpa harus mengikuti antrean panjang di aula kedatangan.
Arkan menyebutkan terdapat rentang usia yang cukup jauh pada kloter pertama ini, di mana jemaah paling senior telah memasuki lanjut usia.
"Lansia dan disabilitas sudah kita dorong duluan ke kamar masing-masing, apalagi di kloter ini jemaah tertua berusia 91 tahun dan yang termuda 18 tahun," ungkapnya.
Terkait jadwal keberangkatan, jemaah akan berangkat dari Embarkasi Palembang pada pukul 07.00 WIB menuju Madinah untuk gelombang pertama. Segala persiapan teknis mulai dari simulasi hingga koordinasi lintas sektoral telah dimatangkan untuk menyambut keberangkatan esok hari.
Arkan berharap proses di kloter pembuka ini menjadi standar kesuksesan bagi keberangkatan kloter-kloter selanjutnya di Sumsel.
"Mudah-mudahan ini lancar dan kloter pertama ini akan menjadi tolok ukur dalam perjalanan kloter-kloter yang lain nanti," pungkas Arkan.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)