Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 kembali diwarnai penggunaan pakaian adat. Imbauan ini ditujukan untuk seluruh peserta sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah.
Penggunaan baju adat tidak hanya menambah nuansa khidmat saat upacara, tetapi juga menjadi cara sederhana menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. Lewat pakaian tradisional, nilai-nilai budaya dapat terus dikenalkan kepada generasi muda.
Lantas, seperti apa aturan penggunaan baju adat saat Hardiknas 2026? Bagi detikers yang masih bingung memilih, berikut detikSumbagsel menyajikan ulasan terkait aturan, daftar pakaian adat khas Sumatera yang bisa jadi inspirasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aturan Pakaian Upacara Hardiknas 2026
Berdasarkan pedoman resmi yang ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, terdapat ketentuan pakaian yang perlu diperhatikan saat upacara Hardiknas 2026.
Untuk undangan dan peserta upacara, diwajibkan mengenakan pakaian adat daerah atau tradisional yang sederhana. Penggunaan baju adat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus melestarikan warisan budaya, dengan catatan tetap sopan, tidak mengganggu mobilitas, dan tidak membebani selama upacara berlangsung.
Sementara itu, petugas upacara mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) sesuai ketentuan yang berlaku di instansi masing-masing.
Rekomendasi Baju Adat Sumatera untuk Hardiknas 2026
Berikut beberapa pilihan baju adat khas Sumatera yang bisa kamu jadikan inspirasi:
1. Aesan Gede (Sumatera Selatan)
Aesan Gede merupakan pakaian adat khas Palembang yang identik dengan nuansa emas dan tampilan mewah. Untuk pria, busana ini dilengkapi kain songket dan aksesoris khas yang memberi kesan berwibawa.
Wanita mengenakan busana dengan hiasan kepala serta pernak-pernik emas yang mencolok. Meski terkesan megah, Aesan Gede tetap bisa digunakan selama disesuaikan agar tidak berlebihan.
2. Ulee Balang (Aceh)
Pakaian adat Ulee Balang dikenal dengan tampilan elegan dan tegas. Pria mengenakan jas hitam lengkap dengan songket dan penutup kepala.
Sementara wanita memakai baju kurung dengan aksen emas yang anggun. Busana ini cocok untuk upacara karena terlihat formal dan rapi.
3. Ulos (Sumatera Utara)
Ulos Karya Torang Sitorus Foto: Daniel Ngantung/BeritaKlik |
Ulos merupakan kain khas Batak yang sarat makna. Pria biasanya mengenakannya sebagai selempang yang dipadukan dengan pakaian formal.
Wanita dapat memadukannya dengan kebaya atau busana adat lainnya. Motifnya yang khas membuat tampilan tetap tradisional namun elegan.
4. Bundo Kanduang (Sumatera Barat)
Busana ini identik dengan penutup kepala berbentuk tanduk. Wanita mengenakan baju kurung lengkap dengan songket dan aksesoris.
Pria memakai pakaian adat penghulu dengan tampilan sederhana namun berwibawa.
5. Teluk Belanga & Kebaya Laboh (Riau dan Kepulauan Riau)
Teluk Belanga menjadi pilihan praktis untuk pria karena desainnya sederhana dan nyaman. Biasanya dipadukan dengan kain songket.
Wanita mengenakan Kebaya Laboh yang longgar dan sopan, cocok untuk suasana formal.
6. Baju Kurung Tanggung (Jambi)
Pakaian adat Jambi ini memiliki ciri khas pada bagian lengan. Pria memadukannya dengan celana panjang dan kain songket.
Wanita mengenakan baju kurung dengan tambahan aksesoris yang memperkuat kesan tradisional.
7. Paksian (Bangka Belitung)
Paksian dikenal dengan warna merah dan emas yang mencolok. Pria biasanya mengenakan penutup kepala khas.
Wanita tampil dengan baju kurung dan aksesoris yang memberi kesan ceria namun tetap formal.
8. Saibatin dan Pepadun (Lampung)
baju adat Lampung Saibatin Foto: Instagram @haniahany52 |
Busana adat Lampung identik dengan siger atau mahkota khas. Wanita mengenakan kain tapis lengkap dengan aksesoris.
Pria memakai pakaian adat dengan sarung dan penutup kepala yang memberi kesan kuat dan berkarakter.
Tips Memilih Baju Adat untuk Hardiknas
Agar tetap nyaman selama upacara, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih bahan yang ringan dan tidak panas
- Gunakan aksesoris secukupnya
- Pastikan pakaian tetap sopan dan rapi
- Sesuaikan dengan aturan sekolah atau instansi
Menggunakan baju adat saat Hardiknas bukan hanya mengikuti imbauan, tetapi juga bentuk nyata melestarikan budaya. Dengan banyaknya pilihan dari Sumatera, kamu bisa tampil rapi sekaligus menunjukkan identitas daerah.
Jadi, sudah siap tampil dengan baju adat apa di upacara Hardiknas 2026 nanti?
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(dai/dai)


