Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi pelaksanaan lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat SMA/SMK/MA yang digelar di Hotel Arya Duta Palembang. Menurutnya, ini tidak sekadar menjadi ajang adu pengetahuan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
"Ini bukan hanya lomba biasa, tapi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan," katanya usai membuka acara Cerdas Cermat 4 Pilar di Ballroom Hotel Aryaduta, Sabtu (2/5/2026).
Dewa menekankan, di tengah derasnya arus informasi digital, generasi Z perlu memiliki pemahaman kuat terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewa berharap para peserta tidak hanya menghafal materi demi kemenangan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjunjung tinggi toleransi dan semangat gotong royong.
"Saya harap nilai-nilai ini benar-benar diterapkan dalam perilaku sehari-hari, bukan hanya untuk lomba," harapnya.
Dewa mengungkapkan pemahaman terhadap 4 pilar menjadi benteng penting bagi generasi muda dalam menghadapi ancaman ideologi radikal dan sikap intoleran.
"Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas secara akademik sekaligus memahami jati diri bangsanya," ungkapnya.
Dalam kompetisi tersebut, sebanyak 9 sekolah berhasil lolos ke babak penyisihan tingkat provinsi. Mereka adalah SMAN Sumsel, SMA IGS Palembang, SMAN 1 Tanah Abang, SMAN 4 OKU, SMAN 1 Tebing Tinggi, SMKN 1 Prabumulih, SMAN 1 Gelumbang, SMAN Tugumulyo, dan SMAN 3 Prabumulih.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut lomba Cerdas Cermat 4 Pilar digelar di 38 provinsi di Indonesia. Para pemenang di tingkat provinsi nantinya akan melaju ke babak Grand Final di Jakarta pada Agustus mendatang.
Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong generasi muda menjadikan Pancasila sebagai prinsip hidup.
"Menghormati demokrasi sebagai cara bernegara dan menjadi pemersatu di tengah keberagaman," katanya.
Muzani juga menambahkan, generasi muda diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
Plt Sekjen MPR RI Siti Fauziah turut menyampaikan bahwa lomba ini merupakan program unggulan karena menyasar langsung kalangan pelajar sebagai calon pemimpin masa depan.
"Kami bekerja sama dengan Diknas agar kegiatan ini benar-benar memberikan fondasi yang kuat bagi generasi muda," tutupnya.
(dai/dai)
