ABG 14 Tahun di Palembang Dilaporkan Hilang Usai Dimarahi Ayahnya

Sumatera Selatan

ABG 14 Tahun di Palembang Dilaporkan Hilang Usai Dimarahi Ayahnya

Desti Wulandari - detikSumbagsel
Senin, 04 Mei 2026 20:00 WIB
ABG di Palembang dilaporkan hilang usai dimaraih orang tuanya
ABG di Palembang dilaporkan hilang usai dimaraih orang tuanya (Foto: Istimewa)
Palembang -

Anak baru gede (ABG) di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Queenxy Meydina (14) dilaporkan hilang tak pulang ke rumah sejak Minggu (3/5/2026). Korban kabur setelah dimarahi oleh ayahnya Muhammad Rudiansyah (46).

Khawatir karena anaknya tak pulang Rudiansyah pun membuta laporan ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (4/5/2026) pukul 14.00 WIB.

Rudiansyah, warga Jalan Let Murod Lorong Boga, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang ini mengatakan terakhir kali melihat anaknya berada di rumah sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, setelah itu Queenxy pergi tanpa pamit dan hingga kini belum kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terakhir kemarin (Minggu) pagi masih di rumah, tapi setelah itu pergi tanpa pamit dan sampai sekarang belum pulang," ujarnya saat di wawancarai, Senin.

Rudiansyah mengaku telah berupaya mencari anaknya ke rumah keluarga dan teman-temannya. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

"Saya sudah cari ke keluarga dan teman-temannya, tapi tidak ada yang tahu keberadaan anak saya," katanya.

Ia juga mengungkapkan, sebelum anaknya pergi, sempat terjadi teguran karena kondisi kamar yang kotor. Rudiansyah menduga hal tersebut menjadi pemicu sang anak meninggalkan rumah.

"Terakhir saya sempat marahi karena kamarnya kotor, saya suruh bersihkan. Mungkin dia tidak terima lalu pergi," ungkapnya.

Rudiansyah berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan anaknya dapat memberikan informasi melalui nomor 082177491179.

Sementara itu, anggota Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Hendra Yuswoyo mengatakan laporan telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti.

"Laporan sudah kami terima dan akan diteruskan ke anggota Bhabinkamtibmas di lapangan untuk membantu pencarian korban," ujarnya.

Artikel ini dibuat oleh Desti Wulandari peserta maganghub kemnaker bersertifikat BeritaKlik.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads