PMI Palembang Butuh 500 Kantong Darah per Hari, Golongan AB Langkah-Sulit

Sumatera Selatan

PMI Palembang Butuh 500 Kantong Darah per Hari, Golongan AB Langkah-Sulit

Irawan, Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 05 Mei 2026 10:00 WIB
Dua karyawan RS Pelabuhan mendonorkan darahnya kepada PMI Kota Palembang
Dua karyawan RS Pelabuhan mendonorkan darahnya kepada PMI Kota Palembang (Foto: Welly Jasrial Tanjung/BeritaKlik.com)
Palembang -

Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang, Sumatera Selatan, membutuhkan 500 kantong darah per hari. Jenis golongan darah AB langkah dan sulit didapatkan.

Petugas PMI Kota Palembang Bambang Herianto mengungkapkan saat ini kebutuhan darah di Palembang masih kurang baik untuk kebutuhan harian maupun bulanan.

"Setiap hari ini kita membutuhkan 500 kantong darah dan per bulannya 6.000 kantong darah. Namun, masih jauh dari kata cukup atau bisa dikatakan masih kekurangan," katanya saat ditemui pada kegiatan Donor Darah HUT RS Pelabuhan Palembang, Selasa (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heri, keperluan darah ini untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah sakit. Meski sudah ada aksi donor darah dari instansi perusahaan atau masyarakat, tapi untuk mencukupi kantong darah masih kurang.

"Seluruh golongan darah, jenis AB menjadi yang paling langkah dan sulit didapatkan. Sementara untuk golongan A, B dan O masih relatif lebih tersedia," katanya.

ADVERTISEMENT

Minimnya stok darah ini salah satunya disebabkan rendahnya minat donor sukarela di masyarakat. Banyak warga masih enggan mendonorkan darah karena takut jarum salah satunya.

"Donor sukarela masih kurang, salah satu faktornya karena masyarakat masih takut jarum, jarum donor darah cukup besar," ungkapnya.

Untuk mengatasi hal itu, PMI terus melakukan berbagai upaya, termasuk sistem jemput bola dengan mendatangi instansi dan perusahaan. Selain itu, PMI juga rutin membuka layanan donor darah di pusat perbelanjaan dan di kantor PMI setiap harinya.

"Kita jemput bola salah satunya mengadakan donor darah di Mal atau di pusat keramaian seperti di PTC mal dan KI setiap Minggu," ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa yang mengatakan kekurangan stok darah kerap terjadi saat permintaan meningkat dari rumah sakit. Dalam kondisi normal, PMI menyalurkan sekitar 150 hingga 200 kantong darah per hari.

"Untuk mengatasi hal tersebut, kami PMI kini aktif melakukan jemput bola dengan menggandeng kecamatan agar partisipasi masyarakat semakin luas," ungkapnya.

"Kami turun langsung ke kecamatan, berkolaborasi dengan camat, lurah hingga puskesmas untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat rutin donor darah," sambungnya.

Sementara itu, dalam upaya membantu pemenuhan stok darah, Rumah Sakit Pelabuhan Palembang menggelar kegiatan donor darah. Dalam kegiatan itu RS Pelabuhan menargetkan 100 kantong darah.

Lakhar VD Medical and Nursing RS Pelabuhan Palembang drg Agustina Setyaningrum mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari kepedulian sosial rumah sakit akan kebutuhan darah di Palembang

"Kegiatan ini bagian dari kegiatan sosial kami. Kami melihat kebutuhan darah di Kota Palembang masih tinggi dan belum sepenuhnya terpenuhi," ujarnya.

Agustina menambahkan donor darah ini rutin dilakukan tidak hanya saat HUT. Tetapi, setiap tiga bulan sekali RS Pelabuhan bekerja sama dengan PMI mengadakan kegiatan donor darah.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads