BNPB Beri Bantuan Peralatan Operasi Darat untuk Atasi Karhutla di Sumsel

Sumatera Selatan

BNPB Beri Bantuan Peralatan Operasi Darat untuk Atasi Karhutla di Sumsel

Widia Ardhana - detikSumbagsel
Kamis, 07 Mei 2026 08:30 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Iqbal Alisyahbana
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Iqbal Alisyahbana (Foto: Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan peralatan untuk mendukung operasi darat dalam mengatasi karhutla di Sumatera Selatan (Sumsel). Bantuan ini ditujukan kepada unsur TNI dan Polri serta akan langsung digunakan pada musim rawan karhutla tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Iqbal Alisyahbana mengatakan bahwa pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan untuk mengaktifkan Satgas Karhutla yang melibatkan berbagai kementerian teknis.

Ia menjelaskan, bantuan dari BNPB tersebut difokuskan untuk mendukung kinerja Satgas Darat dalam penanganan karhutla di wilayah Sumsel

"Itu bantuan dukungan untuk Satgas Darat dari BNPB yang diserahkan langsung oleh Pak Menko untuk Provinsi Sumatera Selatan, untuk teman-teman dari TNI dan Polri dalam bentuk dukungan peralatan, mesin pompa, dan lain sebagainya," jelasnya, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Iqbal, bantuan yang diberikan berupa peralatan penting seperti mesin pompa, alat pelindung diri (APD), serta kendaraan operasional berupa motor trail untuk menjangkau lokasi sulit.

"Barang yang dibantu itu peralatan seperti mesin pompa, APD, dan lain-lain, termasuk motor trail untuk mendukung mobilitas tim di lapangan. Dan itu akan langsung kita gunakan untuk penanggulangan bencana Karhutla di tahun ini," katanya.

ADVERTISEMENT

Selain dukungan darat, kesiapan juga diperkuat melalui dukungan udara. BPBD Sumsel mendapatkan informasi akan adanya tambahan armada helikopter untuk operasi pemadaman.

"Untuk sementara ini akan didukung oleh empat helikopter water bombing yang akan mulai berdatangan pada 8 Mei nanti. Dan untuk heli patroli, saat ini sudah ada satu unit sambil melihat kondisi di wilayah Sumatera Selatan," tambahnya.

Dengan penguatan sarana dan prasarana tersebut, BPBD Sumsel bersama seluruh unsur terkait optimistis penanganan karhutla tahun 2026 dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama dalam menekan potensi meluasnya kebakaran di wilayah rawan.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads