10 Korban Tewas Bus ALS Terdeteksi Manifest, Identifikasi Masih Berlangsung

Sumatera Selatan

10 Korban Tewas Bus ALS Terdeteksi Manifest, Identifikasi Masih Berlangsung

Prima Syahbana - detikSumbagsel
Kamis, 07 Mei 2026 14:00 WIB
Posko Ops DVI Polda Sumsel untuk keluarga korban di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Posko Ops DVI Polda Sumsel untuk keluarga korban di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. (Foto: Prima Syahbana)
Muratara -

Kasus kecelakaan bus ALS vs truk tangki BBM terbakar tewaskan 16 orang di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel terus diusut polisi. Polisi juga akan memeriksa pihak perusahaan kedua kendaraan yang terlibat laka maut tersebut.

Polda Sumsel mengungkap untuk 10 korban meninggal yang sudah teridentifikasi, itu terdeteksi berdasarkan daftar manifest bus, bukan dari kondisi tubuh korban. Hal itu mengingat semua korban tewas dengan luka bakar hampir di sekujur tubuh.

Polisi pun tak membantah jika setelah kejadian itu sampai saat ini, tim DVI juga masih berusaha mengidentifikasi satu persatu identitas korban dengan melakukan tes DNA dengan keluarga korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, jadi kita masih menunggu hasil dari team DVI kita komit bahwa akan benar-benar fokus melaksanakan identifikasi terhadap 16 korban yang saat ini masih dikerjakan oleh tim DVI dalam operasinya," katanya.

Nandang mengaku, kepolisian sangat hati-hati melakukan proses investigasi maupun identifikasi untuk menghindari kesalahan penyerahan jenazah kepada keluarga korban.

ADVERTISEMENT

"Jadi kita masih menunggu, kita tidak bisa terburu-buru untuk menyimpulkan karena ini kan menyangkut masalah identifikasi dari korban yang nantinya bisa diketahui keluarga, tentunya kan kita tidak mau salah nanti untuk mengembalikan korban ini kepada keluarganya," sambungnya.

Sebelumnya, Nandang menjelaskan korban yang selamat berjumlah 4 orang. Ada 3 orang mengalami luka berar dan 1 orang luka ringan, di antaranya:

1. Jumiatun (35), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

2. Ngadiono (44), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah (Jateng), mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

3. Muhammad Fairul Hubaidi (31), penumpang bus warga Tegal, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

4. M Fadli (29), kernet bus warga Km8 Siarang Arang, Kecamatan Ujut, Riau.

Sementara, untuk identitas korban yang meninggal dunia sampai saat ini berdasarkan data yang diterima, yang sudah teridentifikasi di manifest, yakni:

1. Aryanto (49), sopir truk tangki PT Sleraya, warga Jalan kenangga Sei Nalang, Linggau Utara 2, Kota Lubuklinggau, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

2. Martono (48), petani penumpang truk tangki, warga Dusun 3, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

3. Alif (44), sopir bus ALS warga Jawa Tengah, meninggal dunia kondisi terbakar.

4. Saf (50), kernet bus ALS warga Medan, Sumatera Utara.

5. Maleh (42), kernet bus ALS warga Medan, Sumut.

6. Relodo, penumpang Bus ALS.

7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.

8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.

9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.

10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.

Sementara untuk korban lainnya dilakukan identifikasi lanjutan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang dan prosesnya sampai saat ini masih berlangsung.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads