Ketua Tim Penggerak PKK Ogan Komering Ulu (OKU) Zwesty Karenia Teddy bersama Ketua TP PKK Sumatera Selatan (Sumsel) Febrita Lustia HD melakukan panen melon di kebun binaan PKK di Lorong Manan 3, Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur, Selasa (19/5/2026).
Panen melon tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan keluarga, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif dan membuka peluang usaha bagi warga.
Dalam kegiatan itu, keduanya meninjau langsung proses budidaya melon yang dikembangkan masyarakat bersama PKK setempat. Buah yang dibudidayakan terdiri dari melon hijau dan melon kuning.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febrita mengapresiasi langkah PKK OKU yang dinilai aktif memberdayakan masyarakat melalui pengembangan pertanian hortikultura.
"Ini kegiatan yang sangat baik karena selain membantu ketahanan pangan keluarga, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya dalam keterangan resmi diterima Rabu (20/5/2026).
Dia mengatakan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan tanaman hortikultura perlu terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan masyarakat.
Febrita juga berharap keberhasilan budidaya melon di kebun binaan PKK Kabupaten OKU dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa.
"Kalau dikelola dengan baik, lahan yang sebelumnya kosong bisa menghasilkan nilai ekonomi. Ini tentu sangat membantu masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK OKU Zwesty Karenia Teddy mengatakan kebun melon binaan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dijalankan bersama warga. Selain bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan produktif.
Dia menjelaskan proses budidaya melon dilakukan bertahap mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen dengan melibatkan masyarakat sekitar.
"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi contoh bagi warga lain untuk memanfaatkan lahan yang ada," ujarnya.
(rep/rep)