Puasa Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Puasa Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Widia Ardhana - detikSumbagsel
Jumat, 22 Mei 2026 06:00 WIB
Kalender Mei 2026
Ilustrasi kalender puasa Dzulhijjah 2026. (Foto: Kementerian Agama RI)
Palembang -

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, banyak umat Islam yang mulai mencari tahu kapan jadwal puasa Arafah dilaksanakan. Puasa sunah ini menjadi salah satu amalan yang dinantikan karena keutamaan yang luar biasa besar.

Selain puasa Arafah, ada juga puasa Tarwiyah yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Kedua puasa sunnah ini dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah dan sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Untuk bisa menjalankan puasa Arafah dengan benar, penting mengetahui tanggal pastinya sesuai kalender nasional. Selain jadwal dan niat, memahami keutamaan puasa ini juga perlu diketahui agar ibadah makin mantap. Berikut informasi lengkapnya, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puasa Arafah 2026 Tanggal Berapa?

Dikutip detikHikmah, Kemenag RI telah resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 melalui sidang isbat. Artinya, puasa Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijjah akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Perlu detikers ketahui, ibadah puasa sunah di bulan Dzulhijjah sebenarnya bisa dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah, jadi tidak harus menunggu hari Tarwiyah atau Arafah saja. Sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah seluruhnya termasuk hari-hari istimewa yang dianjurkan untuk berpuasa. Berikut rincian jadwalnya:

ADVERTISEMENT
  • 1 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
  • 2 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 19 Mei 2026
  • 3 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 20 Mei 2026
  • 4 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 21 Mei 2026
  • 5 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 22 Mei 2026
  • 6 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 23 Mei 2026
  • 7 Dzulhijjah 1447 H: Minggu, 24 Mei 2026
  • 8 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah)
  • 9 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah)
  • 10 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 27 Mei 2026 (Hari Raya Idul Adha)

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab-latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Arafah karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah puasa sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Puasa ini dilaksanakan pada hari Arafah, yakni tanggal 9 Dzulhijjah.

Dilansir dari Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi berjudul Problematika Puasa Arafah dan Tarwiyah oleh Arif Fahtur Rohman, keutamaan puasa Arafah bersumber dari hadis riwayat Abu Qatadah. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun sekaligus, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

Para ulama salaf seperti Ibnu Qudamah, Zakaria al-Anshari, hingga Ibnu Hajar al-Asqalani sepakat bahwa hari Arafah adalah hari kesembilan bulan Zulhijjah, bukan sekadar mengacu pada hari wukuf. Hal ini juga diperkuat oleh hadis riwayat Abu Daud dan Nasai yang menyebutkan Rasulullah SAW terbiasa berpuasa pada 9 Zulhijjah, bahkan jauh sebelum beliau menunaikan ibadah haji.

Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads