Lebih 5 Jam Listrik Sebagian di Wilayah Jambi Masih Padam, PLN: Bergantian

Jambi

Lebih 5 Jam Listrik Sebagian di Wilayah Jambi Masih Padam, PLN: Bergantian

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Sabtu, 23 Mei 2026 14:30 WIB
ilustrasi mati lampu
Ilustrasi mati lampu (Foto: iStock)
Jambi -

Pemadaman listrik di sebagian wilayah Kota Jambi, masih terjadi hingga Sabtu (23/5/2026) siang. Sudah lebih dari 5 jam, listrik padam membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Pemadaman listrik kembali terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di wilayah Tanjung Sari, Jambi Timur, Kota Jambi. Pemadaman ini membuat aktivitas masyarakat terhambat. Bahkan, hingga pukul 13.20 WIB, listrik belum menyala.

"Kami terpaksa cari kafe, untuk nge-cas HP karena listrik padam," kata Putra salah satu warga Jambi Timur, Sabtu (23/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Manager PLN UP3 Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan menyebut bahwa suplai listrik kepada pelanggan memang belum pulih 100 persen. Petugas masih berupaya melakukan pemulihan secara menyeluruh.

"Pemulihan sudah 85 persen," kata Burhanuddin saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Sabtu.

ADVERTISEMENT

Kata Burhanuddin, saat ini di sejumlah wilayah Jambi, terjadi pemadaman secara bergantian, agar pelanggan di wilayah Kota Jambi, tetap bisa menerima suplai listrik

"Kan ada yang sudah menyala tadi malam, habis itu ada yang belum nyala dari tadi malam, kita switching, bergantian dengan wilayah lain," jelasnya.

Dia menyebut, estimasi pemadaman setiap sebagian wilayah berbeda-beda, bisa sampai 8 jam. Sementara itu, untuk wilayah Jambi Timur yang sejak pagi mengalami pemadaman akan menyala kembali pada pukul 14.00 WIB.

"Insyaallah jam 2 menyala," ungkapnya.

Pemadaman listrik ini imbas dari gangguan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 kilovolt (kV) Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi sejak Jumat (22/5) sekira pukul 18.44 WIB.

PT PLN dalam rilisnya menyebut bahwa Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang terdampak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa sejak awal gangguan terjadi Jumat (22/5), sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal yang muncul, gangguan disebabkan cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.

"Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah," jelasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads