Pada pagi Hari Raya Idul Adha, umat Islam secara serentak akan melaksanakan sholat Idul Adha bersama. Barulah, setelah itu rangkaian ibadah dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Dalam pelaksanaannya, sholat Idul Adha dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan tambahan takbir, yakni 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.
Selain tata cara, niat juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan dalam pelaksanaan sholat id.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang ingin mengingat kembali niat sholat Idul Adha. Berikut detikSumbagsel sajikan niat sholat Idul Adha untuk imam dan makmum. Yuk, simak!
Niat Sholat Idul Adha Lengkap Imam-Makmum
Dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) oleh Saiful Hadi el Sutha dan buku Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik karya Titi Suwarni, berikut niat sholat Idul Adha:
1. Niat Sholat untuk Imam
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini imaaman lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat untuk Makmum
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini ma'muuman lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Idul Adha
Pelaksanaan shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat tambahan takbir. Jangan lupa untuk berniat, berikut tata caranya:
Rakaat Pertama
1. Takbiratul Ihram
Salat dimulai dengan takbiratul ihram seperti salat pada umumnya.
2. Doa Istiftah
Setelah takbiratul ihram, membaca doa istiftah (pembuka).
3. Takbir Zawaid (Takbir Tambahan) - 7 kali
Setelah istiftah, bertakbir sebanyak tujuh kali sebelum membaca Al-Fatihah. Ini berdasarkan hadits Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya:
إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَبَّرَ فِي الْعِيدَيْنِ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ تَكْبِيرَةً، سَبْعًا فِي الْأُولَى، وَخَمْسًا فِي الْأَخِيرَةِ
"Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bertakbir pada salat dua hari raya sebanyak 12 kali takbir; 7 kali di rakaat pertama, dan 5 kali pada rakaat kedua, selain dua takbir shalat."
Takbir tambahan ini hukumnya sunnah, yaitu tidak membatalkan salat jika ditinggalkan, baik sengaja maupun lupa.
Disunnahkan mengangkat tangan di setiap takbir tambahan, sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa beliau mengangkat kedua tangannya di setiap kali bertakbir sebelum rukuk.
4. Ta'awwudz dan Al-Fatihah
Setelah takbir tambahan, membaca ta'awwudz (a'udzubillahi minasy-syaithanir-rajim), kemudian membaca Al-Fatihah.
5. Membaca Surat
- Setelah Al-Fatihah, membaca salah satu surat berikut:
- Surat Qaaf (Qaaf wal Qur'aanil majiid)
- Atau Surat Al-A'la (Sabbihisma rabbikal a'la)
6. Rukuk, Sujud, dan seterusnya
Dilanjutkan dengan gerakan salat seperti biasa, yakni rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud.
Rakaat Kedua
1. Takbir bangkit dari sujud
Berdiri untuk rakaat kedua dengan takbir seperti biasa.
2. Takbir Zawaid - 5 kali
Sebelum membaca Al-Fatihah, bertakbir sebanyak lima kali (selain takbir bangkit dari sujud).
3. Al-Fatihah dan Surat
Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan salah satu surat:
Surat Al-Qomar (Iqtarabatis-sa'atu wan-syaqqal-qamar)
atau Surat Al-Ghasyiyah (Hal ataaka hadiitsul ghasyiyah)
4. Rukuk hingga Salam
Dilanjutkan rukuk, i'tidal, sujud, duduk tasyahud, lalu salam.
Demikian informasi niat sholat Idul Adha lengkap imam dan makmum. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(csb/csb)