Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan wakilnya Cik Ujang melaksanakan Salat Idul Adha di Griya Agung Palembang, Rabu (27/5/2026). Salat yang dihadiri ribuan orang itu juga diikuti pejabat di lingkungan pemprov dan masyarakat sekitar.
Terlihat sejumlah masyarakat dan pejabat telah hadir sejak pagi. Dua gerbang depan di Griya Agung dibuka agar tak menimbulkan kemacetan dan untuk mengurai lalu lintas di Jalan Demang Lebar Daun.
Salat Idul Adha di Griya Agung dimulai sekitar pukul 07.05 WIB. Sebagai khotib dan imam Salat Idul Adha adalah Ustaz Soleh Sani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya mengatakan bahwa Idul Adha memiliki dua makna dalam perayaannya. Makna pertama terkait dengan ketakwaan terhadap perintah Allah dan kedua berkaitan dengan makna sosial sesuai ajaran Rasulullah.
"Hari Raya Idul Adha bukan hanya menjadi momentum ibadah dan perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan keteladanan Nabi Ismail dan Ibrahim tentang keikhlasan, ketaatan, kepedulian, dan pengorbanan terhadap sesama. Nilai-nilai ini hendaknya selalu kita tanamkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Deru juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian pembangunan di Sumsel saat ini. Menurutnya, tren pembangunan berjalan positif.
"Infrastruktur pelayanan publik pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan SDM terus kita lakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Keberhasilan pembangunan tersebut bukan hanya kerja pemerintah semata saja, tapi juga dukungan masyarakat Sumsel yang terus menjaga persatuan, keamanan, dan semangat gotong royong," katanya.
"Kerukunan menjadi modal penting bagi kita dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan," imbuhnya.
(csb/csb)