Lima Pemburu di Lampung Jual Daging Rusa Sambar Rp 40 Ribu/Kg

Lampung

Lima Pemburu di Lampung Jual Daging Rusa Sambar Rp 40 Ribu/Kg

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 28 Mei 2026 08:31 WIB
Polisi saat merilis kasus perburuan rusa sambar di Tanggamus, Lampung
Foto: Polisi saat merilis kasus perburuan rusa sambar di Tanggamus, Lampung (Dok. Polres Tanggamus)
Tanggamus -

Lima pemburu rusa sambar di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, ditangkap polisi. Selain amankan para pelaku, polisi juga menyita potongan daging hingga senjata rakitan laras panjang sebagai barang bukti.

Aksi perburuan yang dilakukan kelima tersangka tersebut terjadi kawasan Dusun Way Jambu, Pekon Tampang Tua, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus pada Senin (18/5/2026) pukul 02.30 WIB dini hari.

Kepada polisi, kelima mengaku memburu rusa tersebut untuk mendapatkan keuntungan dengan dijual Rp 40 ribu per kilogram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Motifnya untuk dikonsumsi dan sebagian dijual dengan harga sekitar Rp 40 ribu per kilogram," ungkap Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, Rabu (27/5/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam pengungkapan tersebut, Rahmat menyebut pihak menyita beberapa potongan daging rusa hingga senjata rakitan laras panjang yang digunakan untuk berburu.

"Ada barang bukti berupa tujuh potong tubuh rusa sambar, empat karung, lima senter kepala, satu pucuk senapan rakitan laras panjang jenis locok, 11 butir timah senapan, bubuk mesiu, serta serabut kelapa," jelasnya.

Sebagai informasi, rusa sambar dengan nama Latin, Cervus unicolor merupakan satwa yang dilindungi dan tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

Sebelumnya, Polres Tanggamus mengungkap kasus perburuan satwa dilindungi jenis rusa sambar di kawasan Dusun Way Jambu, Pekon Tampang Tua, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. Lima orang pelaku ditangkap.

Para pelaku ditangkap saat tim patroli mendapati sejumlah orang membawa potongan tubuh rusa sambar menggunakan karung bertali sandang keluar dari dalam hutan.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads