Salah satu puasa sunnah yang juga dapat dilaksanakan di bulan Dzulhijjah adalah puasa ayyamul bidh. Puasa ini umumnya dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15. Lalu, kapan jadwal puasa ayyamul bidh Dzulhijjah 2026?
Mengacu buku Catatan Fikih Puasa Sunnah karya Hari Ahadi, landasan yang menganjurkan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14 dan 15 bersumber pada hadis berikut ini:
أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَصُومَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ البِيضَ : ثَلَاثَ عَشْرَةَ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Rasulullah memerintahkan kami untuk berpuasa tiga hari di setiap bulan, tanggal 13, 14, dan 15." (HR an-Nasa'i no 2422, Ahmad no 21335, dan at-Tirmidzi no 761)
Namun, baru saja umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah kemarin, sehingga tiga hari kedepan yakni 11, 12, dan 13 termasuk hari Tasyrik.
Larangan ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ
Artinya: "Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: "Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji." (HR. Bukhari, nomor 1859).
Oleh sebab itu, bagaimana jadwal puasa Ayyamul Bidh 2026. Berikut detikSumbagsel sajikan jadwal puasa Ayyamul Bidh 2026. Yuk, simak!
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 2026
Umumnya pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh memang paling utama dikerjakan pada tanggal 13,14, dan 15. Namun perlu diingat bahwa umat muslim baru saja merayakan Idul Adha pada 10 Dzulhijjah kemarin, sehingga pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah termasuk ke dalam hari Tasyrik atau hari dilarang untuk berpuasa.
Lantas, apakah puasa Ayyamul Bidh tetap bisa dilakukan? Berdasarkan riwayat dari Abu Hurairah RA:
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: أوْصَانِي خَلِيلِي بثَلَاثٍ لا أدَعُهُنَّ حتَّى أمُوتَ: صَوْمِ ثَلَاثَةِ أيَّامٍ مِن كُلِّ شَهْرٍ، وصَلَاةِ الضُّحَى، ونَوْمٍ علَى وِتْرٍ..
Artinya: "Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan kepadaku tiga hal yang tidak akan kutinggalkan hingga aku mati: berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan sholat Dhuha, dan tidur setelah sholat Witir." (HR Al-Bukhari)
Dalam keterangan Abu Hurairah RA di atas, Nabi SAW hanya berpesan untuk puasa 3 hari setiap bulan Hijriah, tanpa mematok tanggal pasti. Itu artinya, waktu pengerjaannya dibebaskan, boleh berturut-turut maupun tidak. Kebolehan ini juga dikuatkan hadis Aisyah RA:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ، لَمْ يَكُنْ يُبَالِي مِنْ أَي أَيَّامِ الشَّهْرِ يَصُومُ
Artinya: "Rasulullah biasa berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, dan beliau tidak mempersoalkan di tanggal berapa itu." (HR Muslim no 1160)
Selaras dengan itu, dikutip dari laman Muhammadiyah, puasa dapat dilakukan pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah, kemudian ditambah satu hari di luar hari Tasyrik, misalnya tanggal 16 Dzulhijjah. Cara ini tetap menjaga semangat menjalankan sunnah tanpa melanggar larangan berpuasa.
Berikut ini contoh jadwal untuk puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 1447 H:
- Minggu, 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447 H
- Senin, 1 Juni 2026: 15 Dzulhijjah 1447 H
- Selasa, 2 Juni 2026: 16 Dzulhijjah 1447 H
Niat Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah
Dilansir dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustadz Ali Amrin al-Qurawy, berikut niat puasa Ayyamul Bidh lengkap Arab, latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَومِ الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma yaumil-biidh sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah Yaumul Bidh (hari putih) karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Dikutip dari buku Rahasia Puasa Sunah yang ditulis Ahmad Syahirul Alim, berikut ini beberapa keutamaan puasa Ayyamul Bidh:
1. Mendapat Pahala seperti Berpuasa Sepanjang Tahun
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh yang pertama adalah pahalanya yang yang sangat besar. Dengan berpuasa tiga hari setiap bulan, seorang muslim dapat mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa sepanjang tahun.
2. Amalan yang Diwasiatkan Rasulullah SAW
Puasa ini juga bukan sekadar puasa sunnah biasa, melainkan merupakan amalan langsung yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini menunjukkan kedudukannya yang istimewa dalam Islam.
3. Merupakan Kebiasaan Rasulullah SAW
Amalan/kegiatan rutin yang dilakukan Nabi Muhammad SAW tentunya mempunyai nilai keutamaan yang tinggi. Dengan mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW, seorang muslim tentunya akan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-harinya.
Demikian informasi mengenai jadwal puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
Simak Video "Video: Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Kebakaran"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)