Umat Buddha di Kota Palembang merayakan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan di Mahavihara Dharmakirti. Perayaan tahun ini disebut lebih melibatkan generasi muda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Panitia Waisak Mahavihara Dharmakirti, Bulan Robin, mengatakan rangkaian perayaan diawali dengan prosesi penyalaan pelita sebagai simbol penerangan dan kebijaksanaan dalam ajaran Buddha.
"Sabtu malam kami menyalakan pelita, itu menjadi bagian dari rangkaian dan simbol dalam penyelenggaraan perayaan Waisak," kata Bulan Robin, Sabtu (30/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan menjelaskan, seluruh peserta dan panitia dijadwalkan sudah berkumpul di Vihara Dharmakirti Palembang pada Minggu (31/5/2026) sejak pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 07.20 WIB dilakukan persiapan prosesi pradaksina, dilanjutkan dengan kebaktian di Dharmasala.
"Pada jam 7 pagi peserta sudah mulai berkumpul di sini. Setelah itu akan dilakukan persiapan prosesi pradaksina dan dilanjutkan dengan kebaktian," ujarnya.
Menurut Bulan, salah satu hal yang menonjol pada perayaan Waisak tahun ini adalah semakin banyaknya keterlibatan kalangan muda-mudi Buddha dalam berbagai kegiatan yang digelar panitia.
"Tahun ini keterlibatan anak muda lebih banyak. Ada partisipasi dari muda-mudi Buddha yang turut serta dalam rangkaian kegiatan Waisak," ungkapnya.
Selain itu, perayaan tahun ini juga mulai memanfaatkan gedung baru yang berada di bagian bawah kompleks vihara, meskipun pembangunannya masih dalam tahap penyelesaian.
Bulan Robin berharap seluruh rangkaian perayaan Waisak dapat berjalan lancar serta mampu memperkuat nilai-nilai ajaran Buddha di tengah masyarakat.
"Yang utama adalah bagaimana esensi ajaran Buddha tetap hidup dan Buddha Dharma dapat terus berkembang dengan baik," pungkasnya.
(dai/dai)